BKKBN Puji Gotong Royong Pemerintah-Masyarakat Bantaeng untuk Tekan Stunting

Senin, 25 Juli 2022 - 20:09 WIB
loading...
BKKBN Puji Gotong Royong...
BKKBN menggelar Pembekalan Tim Pendamping Keluarga (TPK) se- Kabupaten Bantaeng dan peluncuran Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Balai Kartini, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Senin (25/7/2022). Foto/Istimewa
A A A
BANTAENG - BKKBN menggelar Pembekalan Tim Pendamping Keluarga (TPK) se- Kabupaten Bantaeng dan peluncuran Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Balai Kartini, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Senin (25/7/2022). Kegiatan itu dihelat dalam acara pemberdayaan kelompok masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas dalam rangka percepatan penurunan stunting.

Dalam kegiatan itu hadir ratusan peserta. Ketua TP PKK Bantaeng, Sri Dewi Yanti, mengatakan Launching Dapur Sehat Atasi Stunting merupakan program yang bertujuan mengatasi stunting.

Baca Juga: Penanganan Stunting Bantaeng Dinilai Bisa Jadi Percontohan Nasional

"Program ini wilayahnya berada di Kampung Keluarga Berkualitas atau Kampung KB, dengan harapan bahwa pemenuhan makanan bergizi dengan pangan lokal itu mampu dicukupi oleh kader-kader di dalam naungan Kampung KB tersebut," kata dia.

Lebih lanjut, dapur sehat, kata Sri Dewi Yanti, menjadi sebuah jawaban bahwa ada edukasi yang coba diterapkan. Pemenuhan makanan bergizi dimulai dari pangan lokal yang diolah dan nantinya akan dikonsumsi oleh masyarakat.

"Secara tidak langsung, ini memberikan peluang UMKM untuk kader-kader baik itu PKK ataupun PKB/PLKB untuk memenuhi gizi dengan pangan lokal. Pangan lokal ini dapat diolah namun tidak instan sehingga dapat menjadi pemenuhan gizi serta mencegah stunting itu sendiri," kata dia.

Deputi Bidang Pelatihan Penelitian dan Pengembangan BKKBN RI, M Rizal Matua Damanik, mengapresiasi Ketua PKK Bantaeng Sri Dewi Yanti yang telah memperoleh penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) atas kinerja dan dedikasinya dalam program Bangga Kencana.

"Kemudian seperti kita ketahui, Bantaeng meraih juara dua nasional dalam Dapur Sehat Atasi Stunting. Sejauh yang saya tahu, sifat gotong royong dari masyarakat Bantaeng itu kian bagus. Sifat gotong royong ini sangat penting dalam mensukseskan program Dashat ini," kata dia.

"Jadi tidak hanya sekedar muncul program, harus juga ada dorongan dari hati nurani masyarakat tentang pentingnya menekan angka stunting. Stunting di Bantaeng ini cukup rendah 22,5 persen, di bawah nasional 24,4 persen dan provinsi Sulsel 27,4. Data ini adalah hasil dari perhitungan tahun 2021, nanti kita akhir tahun 2022 akan melakukan perhitungan kembali," tambahnya.

Dapur sehat Bantaeng menurut M Rizal Matua Damanik telah meraih prestasi nomor dua tingkat nasional. Artinya, makanan yang disajikan berdasarkan potensi lokal dan variasi dari makanannya memenuhi syarat gizi seimbang.

"Mekanisme kerja, gotong royong dan pengelolaan Dapur Sehat di Bantaeng ini memang baik, inilah yang kita harapkan. Karena dapur sehat ini memang kita dedikasikan kepada masyarakat yang beresiko stunting dan menderita stunting," kata dia.

Baca Juga: Kabupaten Bantaeng Kini Punya Fasilitas Penanganan Stunting

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Andi Ritamariani mengatakan data Stunting menurut data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting nasional 24,4 persen, Provinsi Sulsel 27,4 persen dan Bantaeng 22,5 persen.

"Capaian ini adalah bukti komitmen pemerintah daerah yang kuat untuk melakukan pendampingan dan edukasi seperti saat ini," kata dia.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Peringati Hari Gizi...
Peringati Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Hidup Anak Desa Parungmulya lewat Program Makanan Tambahan
Edukasi Kesehatan Baduta,...
Edukasi Kesehatan Baduta, FK Unair Dukung Surabaya Zero Stunting
DPP Arun: SPPG Miliki...
DPP Arun: SPPG Miliki Peran Penting Sediakan Makanan Sehat dan Bergizi
GETAS 2025, Jababeka...
GETAS 2025, Jababeka Targetkan Angka Stunting Kabupaten Bekasi di Bawah 14%
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
CSR Berkelanjutan Lippo...
CSR Berkelanjutan Lippo Cikarang Cosmopolis, Tanggap Bencana-Penurunan Stunting
Rekomendasi
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved