Kasus Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkah Mulai Disidang Pekan Depan

Jum'at, 22 Juli 2022 - 07:03 WIB
loading...
Kasus Kerangkeng Manusia...
Inilah kerangkeng manusia yang ada di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin. Pekan depan kasus ini mulai disidangkan. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
LANGKAT - Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang ( TPPO ) di balik praktik kerangkeng manusia yang ditemukan di rumah pribadi Bupati Langkat Nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin , akan mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Stabat pekan depan.

“Iya benar, kalau tidak ada halangan sidang akan digelar 28 Juli 2022,” kata Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat, Indra Ahmadi Effendi Hasibuan, Kamis (21/7/2022).

Baca juga: Ditetapkan Tersangka, Bupati Langkat Nonaktif Dijerat Pasal Berlapis

Ke delapan tersangka yang akan disidangkan adalah SP, JS, RG, TS, HG, IS serta DP dan HS. Satu di antara mereka diketahui merupakan putra dari Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin (TRP).

“Sidang perdana ini nantinya akan digelar secara daring dari Pengadilan Negeri Stabat,” bebernya.



Disinggung akankah ada pengamanan khusus dalam sidang yang akan digelar nantinya, mengingat kasus ini sempat menyedot perhatian masyarakat. Dia enggan berkomentar banyak. “Pengamanan sidang pastinya ada. Itu dari pihak kepolisian nanti,” terangnya.

Dalam kasus ini, sebenarnya ada 9 orang tersangka. Satu tersangka lagi, yakni Terbit Rencana Peranginangin yang dianggap mengetahui dan bertanggungjawab atas dugaan TPPO di balik praktik kerangkeng manusia tersebut. Namun kini Terbit belum disidangkan dan masih menjalani penahanan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Pengakuan Blak-blakan Penghuni Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat

Praktik kerangkeng manusia ini terungkap saat Polisi mendampingi KPK menggeledah rumah Terbit Rencana dalam rangka pengungkapan kasus dugaan korupsi yang menyeret sang bupati.

Awalnya polisi menyebut kerangkeng itu adalah bagian dari fasilitas rehabilitasi narkoba yang digunakan Terbit Rencana untuk para anggota ormas kepemudaan yang dia pimpin.Namun belakangan, ada organisasi masyarakat sipil yang menyebut kerangkeng itu bentuk pengalihan dari perbudakan modern yang diduga dilakukan Terbit Rencana.

Polisi, Komnas HAM hingga LPSK pun turun ke lokasi untuk menemukan fakta yang terjadi. Belakangan diketahui ada penyiksaan dan penganiayaan yang menyebabkan penghuni kerangkeng meninggal dunia.

Polisi pun menetapkan 9 orang tersangka termasuk Bupati nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolda NTT: Gangguan...
Kapolda NTT: Gangguan Keamanan Turun, Pengungkapan Perkara Naik Sepanjang 2025
Polisi Ungkap Penyebab...
Polisi Ungkap Penyebab Tulang Bocah Alvaro Ditemukan Berceceran di Tenjo
Hasil Tes DNA, RS Polri...
Hasil Tes DNA, RS Polri Pastikan Kerangka di Tenjo Bogor Alvaro Kiano
Anaknya Dijual ke Hidung...
Anaknya Dijual ke Hidung Belang, Ibu di Jambi Mengadu ke Polisi
Imigrasi Jaksel Perkuat...
Imigrasi Jaksel Perkuat Integritas Anti-TPPO, Terapkan Zero Tolerance Policy
Polisi Pastikan 2 Kerangka...
Polisi Pastikan 2 Kerangka Manusia di Kwitang adalah Reno dan Farhan
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Komisi XIII DPR Dorong...
Komisi XIII DPR Dorong Penguatan Regulasi dan Koordinasi Penanganan TPPO
Modus TPPO Semakin Kompleks,...
Modus TPPO Semakin Kompleks, Pengawasan Internal Harus Diperkuat dan Transparan
Rekomendasi
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Berita Terkini
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved