2 Kubu Golkar Sulsel Ribut di Sekretariat DPD I hingga Nyaris Adu Jotos
Kamis, 21 Juli 2022 - 17:28 WIB
loading...
Situasi di depan Sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel saat kedua kubu terlibat keributan, Kamis (21/7/2022). Foto: Tangkapan layar
A
A
A
MAKASSAR - Partai Golkar Sulsel kembali memanas. Kali ini kantor mereka yang menjadi rebutan oleh dua kubu Taufan Pawe (TP) dan Kadir Halid (KH).
Kadir Halid selaku Ketua Harian DPD I dan Irwan Muin sebagai Wakil Sekretaris menginisiasi rapat pleno di Kantor DPD I Golkar Sulsel, di Jalan Amanagappa, Makassar, Kamis (21/7/2022). Mereka mengundang sejumlah pengurus Golkar Sulsel untuk rapat pleno yang rencananya digelar pukul 10.00 WITA.
Baca juga: Gerindra Sulsel Bakal Deklarasikan Prabowo Presiden di Basis Golkar
Hanya saja, agenda rapat pleno ini tak berjalan mulus. Kadir dkk diadang masuk ke Kantor Golkar Sulsel oleh Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulsel pimpinan Rahman Pina.
Kadir yang juga membawa massa AMPG membuat situasi memanas. Saling dorong antar kedua kubu pun tak terhindarkan. Bahkan keduanya hampir adu jotos saat itu.
Barulah sekira pukul 13.00 WITA, Kadir dkk berhasil menggelar rapat pleno. Ia menggunakan ruangannya sendiri untuk melaksanakan rapat ini. Sebab ruangan lain tak bisa dipakai, lantaran dikunci.
Rapat ini pun berlangsung tanpa dihadiri pengurus teras Golkar Sulsel. Mulai dari Ketua DPD I Taufan Pawe, sekretaris Andi Marzuki Wadeng dan Bendahara Andi Ina Kartika Sari.
Baca juga: Bakal Tinggalkan Golkar, Wabup Bone Dikabarkan Merapat ke PPP
"Sebelum rapat, saya sempat tanyakan untuk mendatangkan Pak TP agar bisa mengikuti agenda rapat pleno. Saya juga sempat telepon Pak Sekretaris, agar bisa ikuti rapat. Tapi tak datang," ujarnya.
Kadir menjelaskan, sebanyak puluhan orang yang mengikuti agenda rapat pleno ini. Itupun sejatinya bisa dihadiri lebih banyak kader lagi, namun tak bisa masuk ke ruangan.
"Sebenarnya masih ada sebagian orang yang mau ikut rapat. Tapi tidak bisa masuk ke kantor, karena dikunci sama Rahman Pina. Kita juga waktu mau keluar, tidak bisa, karena masih dikunci," terangnya.
Mereka yang hadir ialah Faroukh M Betta, Abdillah Natsir, Nasruddin Upel, Irwan Muin, Andi Dala Atika, Haerani, Hj Heryani, Fajar Misba, Syahrir Cakkari, Viani Oktavius dan banyak lagi yang lain. Rapat sempat diskorsing sebanyak 3 kali untuk menunggu quorum.
Baca juga: Roadshow IAS di Pangkep, Syamsuddin A Hamid Optimis Suara Golkar Bertambah
Terkait pelarangan pihaknya yang ingin menggelar rapat pleno di kantor, Kadir menyayangkannya. Padahal kata dia, agenda ini juga termasuk rapat pengurus yang sah.
"Semacam ada upaya menghalang-halangi rapat pleno ini. Padahal agenda ini kan resmi juga dari Golkar. Suratnya dibikin staf, ada kop Golkar, ada nomor suratnya dan juga ada stempel Golkar," jelasnya.
Kadir Halid selaku Ketua Harian DPD I dan Irwan Muin sebagai Wakil Sekretaris menginisiasi rapat pleno di Kantor DPD I Golkar Sulsel, di Jalan Amanagappa, Makassar, Kamis (21/7/2022). Mereka mengundang sejumlah pengurus Golkar Sulsel untuk rapat pleno yang rencananya digelar pukul 10.00 WITA.
Baca juga: Gerindra Sulsel Bakal Deklarasikan Prabowo Presiden di Basis Golkar
Hanya saja, agenda rapat pleno ini tak berjalan mulus. Kadir dkk diadang masuk ke Kantor Golkar Sulsel oleh Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulsel pimpinan Rahman Pina.
Kadir yang juga membawa massa AMPG membuat situasi memanas. Saling dorong antar kedua kubu pun tak terhindarkan. Bahkan keduanya hampir adu jotos saat itu.
Barulah sekira pukul 13.00 WITA, Kadir dkk berhasil menggelar rapat pleno. Ia menggunakan ruangannya sendiri untuk melaksanakan rapat ini. Sebab ruangan lain tak bisa dipakai, lantaran dikunci.
Rapat ini pun berlangsung tanpa dihadiri pengurus teras Golkar Sulsel. Mulai dari Ketua DPD I Taufan Pawe, sekretaris Andi Marzuki Wadeng dan Bendahara Andi Ina Kartika Sari.
Baca juga: Bakal Tinggalkan Golkar, Wabup Bone Dikabarkan Merapat ke PPP
"Sebelum rapat, saya sempat tanyakan untuk mendatangkan Pak TP agar bisa mengikuti agenda rapat pleno. Saya juga sempat telepon Pak Sekretaris, agar bisa ikuti rapat. Tapi tak datang," ujarnya.
Kadir menjelaskan, sebanyak puluhan orang yang mengikuti agenda rapat pleno ini. Itupun sejatinya bisa dihadiri lebih banyak kader lagi, namun tak bisa masuk ke ruangan.
"Sebenarnya masih ada sebagian orang yang mau ikut rapat. Tapi tidak bisa masuk ke kantor, karena dikunci sama Rahman Pina. Kita juga waktu mau keluar, tidak bisa, karena masih dikunci," terangnya.
Mereka yang hadir ialah Faroukh M Betta, Abdillah Natsir, Nasruddin Upel, Irwan Muin, Andi Dala Atika, Haerani, Hj Heryani, Fajar Misba, Syahrir Cakkari, Viani Oktavius dan banyak lagi yang lain. Rapat sempat diskorsing sebanyak 3 kali untuk menunggu quorum.
Baca juga: Roadshow IAS di Pangkep, Syamsuddin A Hamid Optimis Suara Golkar Bertambah
Terkait pelarangan pihaknya yang ingin menggelar rapat pleno di kantor, Kadir menyayangkannya. Padahal kata dia, agenda ini juga termasuk rapat pengurus yang sah.
"Semacam ada upaya menghalang-halangi rapat pleno ini. Padahal agenda ini kan resmi juga dari Golkar. Suratnya dibikin staf, ada kop Golkar, ada nomor suratnya dan juga ada stempel Golkar," jelasnya.
(luq)
Lihat Juga :