Harga TBS Terus Merosot, Petani Sawit di Kobar Terancam Bangkrut

Kamis, 21 Juli 2022 - 08:17 WIB
loading...
Harga TBS Terus Merosot,...
Anggota DPRD Kobar, Sutiayana. iNews TV/Sigit
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Nasib petani sawit di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng kini diujung tanduk. Sebab harga tandan buah segar (TBS) sawit terus merosot.

Ditambah lagi, saat ini harga BBM dan bahan pokok juga mengalamu penaikan signifikan. Hal ini dipastikan aman membuat para petani bangkrut.

Untuk itu pemerintah daerah dan pusat diminta bijak untuk mengatasi hal ini. Mengingat sebagian besar di Kobar ini banyak masyarakat yang menggantungkan ekonominya dari kebun sawit.

Anggota DPRD Kobar, Sutiayana mengungkapkan, memang pemerintah daerah tidak bisa berbuat banyak soal turunnya harga sawit dan itu kebijakan pemerintah pusat. Namun Pemda juga harus berbuat dan mendorong masalah tersebut agar kebijakan pemerintah pusat bisa dievaluasi.

"Saya sangat khawatir jika kondisi seperti ini terus, akan terjadi gejolak di masyarakat petani sawit. Pasalnya harga BBM dan bahan pokok sekarang melambung. Maka Pemerintah Daerah sendiri harus mendorong dan berbuat apapun, untuk mempengaruhi pemerintah pusat agar kebijakannya dievaluasi kembali," kata Sutiyana.

Ia menilai, saat ini gejolak di petani belum terlalu tampak. Akan tetapi, jika dua sampai tiga bulan ke depan masih seperti ini, maka kondisinya sangat mengkhawatirkan.

"Kalau saat ini, petani sawit masih ada cadangan saldo atau simpanan dari hasil penjualan TBS saat harga tinggi kemarin. Tapi jika terus begini, nasib petani sawit diujung tanduk. Sebeb ketika BBM naik, mala jasa transportasi buah ke PKS naik, bapok naik, secara otomatis harga beli TBS terjun," sebutnya.

Baca: Suami Nafsu Tinggi, Istri Paksa Gadis Belia untuk Dicabuli.

Merosotnya harga TBS akan berdampak kemana - mana, termasuk penjual pupuk. Petani otomatis tidak mampu beli pupuk dengan harga TBS yang anjlok. Nasib penjual pupuk pun terancam bangkrut. "Jadi dampaknya akan luas, ketika daya beli masyarakat turun karena merosotnya ekonomi," katanya.

Baca Juga: Mahasiswa FKIP Universitas Haluoleo Protes Dugaan Pelecehan.

Saat ini, harga TBS dipetani paling bagus diangkat Rp 700 per Kg, tetapi banyak yang dibawah harga itu. Semoga, persoalan ini terus disuarakan dan mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GAPKI Ajak Generasi...
GAPKI Ajak Generasi Muda Pasangkayu Jadi Sobat Sawit Peduli Lingkungan
BNPB Catat 379,76 Hektare...
BNPB Catat 379,76 Hektare Lahan di Kalteng Dilanda Kebakaran Sejak Januari 2026
PASPI: Pengembangan...
PASPI: Pengembangan SDM Kelapa Sawit Kunci Daya Saing Global
IPB Dorong Pemanfaatan...
IPB Dorong Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit
Program Huma Betang...
Program Huma Betang di Kalteng Tonggak Reformasi Pendidikan Daerah
Gubernur Agustiar Sabran...
Gubernur Agustiar Sabran Raih Penghargaan Inovasi Membangun Kalteng
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Petani Sawit Respons...
Petani Sawit Respons Ekspor Satu Pintu: Stabilitas Rantai Pasok Harus Jadi Prioritas
Rekomendasi
Fans Jepang Punguti...
Fans Jepang Punguti Sampah Usai Jepang Imbangi Belanda 2-2
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Berita Terkini
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved