Diusulkan Diperpanjang, Ini Penyebab PSBB Bogor Depok Bekasi Tidak Efektif

Minggu, 26 April 2020 - 21:34 WIB
loading...
Diusulkan Diperpanjang,...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
BOGOR - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di lima wilayah penyangga Ibu Kota Jakarta, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kota Depok, disepakati diusulkan untuk diperpanjang.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, kepastian bakal diperpanjangnya PSBB di Bodebek itu berdasarkan rapat evaluasi lima kepala daerah pada Minggu (26/4/2020) petang.

"Ada beberapa point penting, tapi ada tujuh yang layak diperhatikan. Pertama, PSBB yang telah dilakukan di wilayah Bodebek berjalan kurang efektif, karena beberapa hal, yaitu rendahnya kesadaran masyarakat, aturan hukum yang tidak jelas, kontradiktif antara regulasi yang dikeluarkan pemerintah daerah dan pemerintah pusat," ujarnya.

Point kedua, PSBB di daerah perbatasan DKI Jakarta tidak berjalan maksimal dikarenakan kurangnya harmonisasi peraturan di level kementerian/lembaga. Misalnya yang berkaitan dengan pembatasan moda transportasi KRL dan operasionalisasi industri.

"Ketiga, kebijakan PSBB masih setengah-setengah, karena muatan peraturannya masih tumpeng tindih dengan peraturan dari kementerian, seperti Kemenhub dan Kementerian Perindustrian," katanya.

Ia mencontohkan terkait dengan masih banyaknya pabrik yang beroperasi, karena berpatokan kepada Peraturan Kementerian Perindustrian sehingga peraturan kepala daerah diabaikan.

"Selain itu, terkait juga dengan operasional pasar dan minimarket harus sama jam operasioanalnya, karena jika jam operasionalnya berbeda dikhawatirkan masyarakat akan lari ke pasar atau mini market yang masih beroperasi," tukasnya.

Keempat, lima Kepala Daerah Bodebek yang berbatasan dengan DKI Jakarta sepakat untuk memperpanjang PSBB dengan mengusulkan waktu pelaksanaan yang sama dan serentak agar memudahkan monitoring dan evaluasi.

"Kelima, para lima kepala daerah akan tetap mengusulkan kepada Kemenhub untuk menghentikan sementara KRL selama PSBB, atau paling tidak membatasi/menutup stasiun tertentu dan menyeleksi orang-orang yang akan bepergian dengan menggunakan KRL," jelasnya.

Keenam, lima kepala daerah akan langsung menyurati Presiden Jokowi terkat kebijakan PSBB agar berjalan lebih baik. "Terakhir adalah point penting yang menjadi kesepakatan lima kepala daerah akan dilampirkan dalam surat perpanjangan PSBB," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov Jabar Perpanjang...
Pemprov Jabar Perpanjang PSBB Bodebek Hingga 25 November 2020
PSBB Transisi DKI Jakarta...
PSBB Transisi DKI Jakarta Lanjut, Ekonom: Dunia Usaha Bisa Bernafas dan Bertahan
Tak Hanya Bima, Wakil...
Tak Hanya Bima, Wakil Bupati Bogor Juga Kritisi Rencana PSBB Total di Jakarta
Rekomendasi
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Saat Banyak Kreator...
Saat Banyak Kreator Bersaing Ketat, Refa Ardhi Justru Torehkan Pencapaian Besar
Berita Terkini
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Infografis
4 Penyebab Israel Tidak...
4 Penyebab Israel Tidak Layak Disebut sebagai Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved