Dikhususkan untuk Pesepeda, Car Free Day Sudah Kehilangan Ruh
Sabtu, 27 Juni 2020 - 08:02 WIB
loading...
Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/60). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memberikan alternatif tempat seiring ditiadakannya CFD di lokasi tersebut. Foto/ANTARA/Galih
A
A
A
JAKARTA - Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) yang digelar Pemprov DKI Jakarta di Jalan Sudirman-MH Thamrin sudah kehilangan roh. CFD yang rutin digelar hari Minggu itu selalu dinikmati masyarakat untuk berolahraga santai bersama teman dan keluarga. Selain bersepeda, banyak juga yang memanfaatkan program tersebut untuk jogging dan berlari.
Minggu (21/6/2020), Pemprov DKI Jakarta kembali membuka kegiatan CFD setelah hampir tiga bulan ditiadakan karena pandemi korona. Sayangnya, kegiatan tersebut mendapat sorotan dari berbagai pihak karena melanggar protokol kesehatan. Banyak warga yang datang tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak. Bahkan kegiatan yang dihadiri lebih dari 40.000 orang tersebut banyak diikuti anak kecil dan ibu hamil.
Berdasarkan hasil evaluasi, Pemprov DKI Jakarta akhirnya menghentikan kegiatan tersebut mulai Minggu (28/6/2020) besok. Sebagai penggantinya, Pemprov DKI Jakarta memindahkan CFD ke 32 lokasi di lima wilayah kota administrasi. Tujuannya untuk memecah kerumunan warga sehingga penularan pandemi bisa diminimalisasi. (Baca: Car Free Day 28 Juni Ditiadakan)
Yang disesalkan, CFD di 32 lokasi tersebut hanya diperuntukkan untuk pesepeda. Sementara mereka yang hanya jogging dan berlari tidak diperbolehkan. Begitu juga dengan pedagang, mereka dilarang berjualan.
“Pengalihan kawasan HBKB di 32 kawasan itu diperuntukkan bagi aktivitas olahraga seperti bersepeda. Kawasan tersebut dibuka mulai pukul 06.00 - 09.00 WIB pagi dan ditutup sementara untuk kendaraan bermotor,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta kemarin.
Minggu (21/6/2020), Pemprov DKI Jakarta kembali membuka kegiatan CFD setelah hampir tiga bulan ditiadakan karena pandemi korona. Sayangnya, kegiatan tersebut mendapat sorotan dari berbagai pihak karena melanggar protokol kesehatan. Banyak warga yang datang tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak. Bahkan kegiatan yang dihadiri lebih dari 40.000 orang tersebut banyak diikuti anak kecil dan ibu hamil.
Berdasarkan hasil evaluasi, Pemprov DKI Jakarta akhirnya menghentikan kegiatan tersebut mulai Minggu (28/6/2020) besok. Sebagai penggantinya, Pemprov DKI Jakarta memindahkan CFD ke 32 lokasi di lima wilayah kota administrasi. Tujuannya untuk memecah kerumunan warga sehingga penularan pandemi bisa diminimalisasi. (Baca: Car Free Day 28 Juni Ditiadakan)
Yang disesalkan, CFD di 32 lokasi tersebut hanya diperuntukkan untuk pesepeda. Sementara mereka yang hanya jogging dan berlari tidak diperbolehkan. Begitu juga dengan pedagang, mereka dilarang berjualan.
“Pengalihan kawasan HBKB di 32 kawasan itu diperuntukkan bagi aktivitas olahraga seperti bersepeda. Kawasan tersebut dibuka mulai pukul 06.00 - 09.00 WIB pagi dan ditutup sementara untuk kendaraan bermotor,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta kemarin.
Lihat Juga :