Hadir di Bone, Manajemen Ponpes Al-Ikhlas Ujung Dipuji Bupati A Fahsar
Senin, 18 Juli 2022 - 19:14 WIB
loading...
Bupati Bone, A Fahsar M Padjalangi (lima dari kiri) saat menghadiri halaqah perdana Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhlas Ujung. Foto: SINDOnews/Justang Muhammad
A
A
A
BONE - Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhlas Ujung, di Desa Ujung, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone menggelar halaqah perdana santri baru Senin (18/7/2022). Kegiatan itu dihadiri Bupati Bone, A Fahsar M Padjalangi.
Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung ini merupakan milik Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Prof Nasaruddin Umar. Ia ikut hadir dalam acara halaqah perdana tersebut.
Baca juga:Jaring Bibit Unggul, PPs UMI Perpanjang Pendaftaran Maba Hingga 31 Juli 2022
Dalam kesempatan itu, dilakukan pula MoU atau penandanganan nota kesepakatan antara Ponpes Al Ikhlas Ujung dengan Pemerintah Kabupaten Bone.
Prof Nasaruddin mengatakan, ada sekitar 30 ribu pesantren di Indonesia. Namun, hanya Pesantren Ujung Bone yang telah mendapatkan penghargaan ISO dari Inggris.
"Baru-baru ini Masjid Istiqlal menerima penghargaan Green Mosque (Rumah Ibadah Hijau) pertama di dunia. Begitupun kita akan terapkan di tempat ini. Di sekitar pondok pengurus mulai melakukan penghijauan serta mengukur kadar emisi di sekitaran pondok pesantren," ungkap Prof Nasaruddin.
Ia menuturkan, saat ini sudah ada 13 Pesantren Al-Ikhlas di Indonesia. Prof Nasaruddin menargetkan Ponpes Al-Ikhlas akan hadir di tiap provinsi.
Baca juga:Ketua DPRD Sinjai Santai Tanggapi Ancaman Legislator PBB
"Tak hanya sampai di situ, mimpi kami ke depan juga akan membangun pesantren di luar negeri. Yang saat ini sedang dijajaki pengurus yayasan di Amerika Serikat," lanjutnya.
Prof Nasaruddin juga mengatakan, ke depan akan menerapkan program metaverse pertama dalam pesantren di Indonesia. "MoU yang kita laksanakan hari ini hanya formalitas saja karena pesantren ini milik Kabupaten Bone," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Bone A Fahsar mengatakan, Pemerintah Bone sangat bangga atas kehadiran Pesantren Al-Ikhlas Ujung. Kata dia, banyak ikon di Bone, tetapi ikon Bone yang terkenal di luar adalah tempat ini.
"Hanya di Ujung yang bisa menyiapkan air bersih yang langsung diolah dari mata air," sambungnya.
Baca juga:Kebakaran Terjadi di Cakke Enrekang, Satu Warga Tewas
Bupati Bone dua periode itu melanjutkan, MoU bukan hal yang penting. Tetapi ini merupakan alas kaki hukum untuk membuat kerja sama dan mengangkat citra dari pesantren ini.
"Saya salut atas menajemen di pondok ini, yang terus mengedepankan kualitas di atas segalanya. Pertahankan prestasi dan reputasi. Kami semua di Bone bangga atas adanya pesantren ini," pungkasnya.
Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung ini merupakan milik Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Prof Nasaruddin Umar. Ia ikut hadir dalam acara halaqah perdana tersebut.
Baca juga:Jaring Bibit Unggul, PPs UMI Perpanjang Pendaftaran Maba Hingga 31 Juli 2022
Dalam kesempatan itu, dilakukan pula MoU atau penandanganan nota kesepakatan antara Ponpes Al Ikhlas Ujung dengan Pemerintah Kabupaten Bone.
Prof Nasaruddin mengatakan, ada sekitar 30 ribu pesantren di Indonesia. Namun, hanya Pesantren Ujung Bone yang telah mendapatkan penghargaan ISO dari Inggris.
"Baru-baru ini Masjid Istiqlal menerima penghargaan Green Mosque (Rumah Ibadah Hijau) pertama di dunia. Begitupun kita akan terapkan di tempat ini. Di sekitar pondok pengurus mulai melakukan penghijauan serta mengukur kadar emisi di sekitaran pondok pesantren," ungkap Prof Nasaruddin.
Ia menuturkan, saat ini sudah ada 13 Pesantren Al-Ikhlas di Indonesia. Prof Nasaruddin menargetkan Ponpes Al-Ikhlas akan hadir di tiap provinsi.
Baca juga:Ketua DPRD Sinjai Santai Tanggapi Ancaman Legislator PBB
"Tak hanya sampai di situ, mimpi kami ke depan juga akan membangun pesantren di luar negeri. Yang saat ini sedang dijajaki pengurus yayasan di Amerika Serikat," lanjutnya.
Prof Nasaruddin juga mengatakan, ke depan akan menerapkan program metaverse pertama dalam pesantren di Indonesia. "MoU yang kita laksanakan hari ini hanya formalitas saja karena pesantren ini milik Kabupaten Bone," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Bone A Fahsar mengatakan, Pemerintah Bone sangat bangga atas kehadiran Pesantren Al-Ikhlas Ujung. Kata dia, banyak ikon di Bone, tetapi ikon Bone yang terkenal di luar adalah tempat ini.
"Hanya di Ujung yang bisa menyiapkan air bersih yang langsung diolah dari mata air," sambungnya.
Baca juga:Kebakaran Terjadi di Cakke Enrekang, Satu Warga Tewas
Bupati Bone dua periode itu melanjutkan, MoU bukan hal yang penting. Tetapi ini merupakan alas kaki hukum untuk membuat kerja sama dan mengangkat citra dari pesantren ini.
"Saya salut atas menajemen di pondok ini, yang terus mengedepankan kualitas di atas segalanya. Pertahankan prestasi dan reputasi. Kami semua di Bone bangga atas adanya pesantren ini," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :