Polisi Terbitkan Surat Perintah Jemput Paksa Nindy Ayunda dan Dito Mahendra
Senin, 18 Juli 2022 - 16:23 WIB
loading...
Penyanyi Nindy Ayunda. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan akan menerbitkan surat perintah penjemputan paksa terhadap penyanyi Nindy Ayunda dan kekasihnya Dito Mahendra lantaran mangkir dua kali dari panggilan penyidik. Keduanya bakal diperiksa terkait dugaan penculikan dan penyekapan .
"Karena status masih sebagai saksi, jadi setelah panggilan kedua tidak hadir maka penyidik mengeluarkan perintah membawa saksi kepada D (Dito Mahendra) dan N (Nindy Ayunda)," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Minggu (17/7/2022).
Baca juga: Kapolres Jaksel Pastikan Dugaan Penyekapan yang Melibatkan Nindy Ayunda Diusut Tuntas
Namun, dia tidak menyebutkan secara detail kapan penyidik akan menjemput paksa Nindy Ayunda dan Dito Mahendra.
Nindy dilaporkan ke Polres Metro Jaksel pada 15 Februari 2021. Pelantun lagu 'Cuma Satu' itu diduga telah menculik dan menyekap Sulaiman, sopirnya selama 30 hari.
Sulaiman menuturkan selama disekap dalam kondisi mata ditutup dirinya dianiaya. Dia dituduh mematai-matai mantan majikannya. "Saya dipukuli dengan tangan dan pakai alat juga. Nggak tahu alat apa karena mata saya ditutup," kata Sulaiman, Selasa (5/7/2022).
"Karena status masih sebagai saksi, jadi setelah panggilan kedua tidak hadir maka penyidik mengeluarkan perintah membawa saksi kepada D (Dito Mahendra) dan N (Nindy Ayunda)," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Minggu (17/7/2022).
Baca juga: Kapolres Jaksel Pastikan Dugaan Penyekapan yang Melibatkan Nindy Ayunda Diusut Tuntas
Namun, dia tidak menyebutkan secara detail kapan penyidik akan menjemput paksa Nindy Ayunda dan Dito Mahendra.
Nindy dilaporkan ke Polres Metro Jaksel pada 15 Februari 2021. Pelantun lagu 'Cuma Satu' itu diduga telah menculik dan menyekap Sulaiman, sopirnya selama 30 hari.
Sulaiman menuturkan selama disekap dalam kondisi mata ditutup dirinya dianiaya. Dia dituduh mematai-matai mantan majikannya. "Saya dipukuli dengan tangan dan pakai alat juga. Nggak tahu alat apa karena mata saya ditutup," kata Sulaiman, Selasa (5/7/2022).
Lihat Juga :