Penipu Modus Lowongan Kerja via Medsos Ditangkap di Tangerang
Jum'at, 15 Juli 2022 - 14:15 WIB
loading...
Polsek Neglasari menangkap FI (24) pelaku penipuan dengan modus menyediakan lowongan kerja.Foto/MPI/Nandha Aprilianti
A
A
A
TANGERANG - Polsek Neglasari menangkap FI (24) pelaku penipuan dengan modus menyediakan lowongan kerja. FI mencari sasaran korbannya melakukan akun media sosial Facebook.
Salah satu korban FI yakni, NA (19) warga cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, yang kehilangan satu unit sepeda motor akibat ditipu pelaku. Tak terima dengan penipuan yang dialaminya korban melapor ke Polsek Neglasari.
Setelah melakukan penyelidikan, petugas pun menangkap FI tanpa perlawanan. Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama menjelaskan, modus job creator abal-abal ini mencari calon korban melalui Facebook dengan menawarkan pekerjaan sebagai waiter dan waitress di restoran miliknya
"Pelaku mengaku akan memperkerjakan korban di restorannya yang beralamat di Condet dengan gaji awal Rp2,5 setiap bulannya," kata Putra kepada wartawan Jumat (15/7/2022).
Dalam waktu singkat saja, lowongan pekerjaan yang ditawarkan pelaku tersebut menarik perhatian para calon korban. Setelah korban dan pelaku berkomunikasi, FI memilih calon korban yang dianggapnya paling mudah untuk ditipu daya terutama yang memiliki sepeda motor.
Salah satu korban FI yakni, NA (19) warga cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, yang kehilangan satu unit sepeda motor akibat ditipu pelaku. Tak terima dengan penipuan yang dialaminya korban melapor ke Polsek Neglasari.
Setelah melakukan penyelidikan, petugas pun menangkap FI tanpa perlawanan. Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama menjelaskan, modus job creator abal-abal ini mencari calon korban melalui Facebook dengan menawarkan pekerjaan sebagai waiter dan waitress di restoran miliknya
"Pelaku mengaku akan memperkerjakan korban di restorannya yang beralamat di Condet dengan gaji awal Rp2,5 setiap bulannya," kata Putra kepada wartawan Jumat (15/7/2022).
Dalam waktu singkat saja, lowongan pekerjaan yang ditawarkan pelaku tersebut menarik perhatian para calon korban. Setelah korban dan pelaku berkomunikasi, FI memilih calon korban yang dianggapnya paling mudah untuk ditipu daya terutama yang memiliki sepeda motor.
Lihat Juga :