Profil Benyamin Sueb, Seniman Betawi Legendaris yang Jadi Nama Jalan di Kemayoran
Jum'at, 15 Juli 2022 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, saat masih kanak-kanak, ia sempat mendirikan Orkes Kaleng bersama ketujuh kakak-kakaknya. Tidak hanya di dunia musik, karier Benyamin Sueb mulai bersinar di ranah akting. Bersama Ida Royani, ia berperan dalam film Intan Berduri di tahun 1972.
Berkat perannya itu, Benyamin diganjar penghargaan Piala Citra pada FFI 1973. Penghargaan keduanya ia dapatkan melalui film Si Doel Anak Modern di tahun 1976. Karier aktor dan penyanyi itu mengalami masa redup di tahun 1980-an. Baca juga: Profil Haji Bokir, Seniman Betawi yang Diabadikan Jadi Nama Jalan di Jakarta Timur
Namun, namanya kembali tenar pada 1994, ketika berperan dalam serial Si Doel Anak Sekolahan I dan II. Ia juga tercatat mendirikan radio bernama Bens Radio pada 1990 dan merupakan satu-satunya radio Betawi di Indonesia.
Benyamin Sueb meninggal dunia di Jakarta, 5 September 1995. Dari dua kali pernikahannya, Benyamin dikaruniai 9 putra-putri. Sepanjang hidupnya, ia telah menghasilkan ratusan lagu, 75 album musik, dan 53 judul film.
Berkat perannya itu, Benyamin diganjar penghargaan Piala Citra pada FFI 1973. Penghargaan keduanya ia dapatkan melalui film Si Doel Anak Modern di tahun 1976. Karier aktor dan penyanyi itu mengalami masa redup di tahun 1980-an. Baca juga: Profil Haji Bokir, Seniman Betawi yang Diabadikan Jadi Nama Jalan di Jakarta Timur
Namun, namanya kembali tenar pada 1994, ketika berperan dalam serial Si Doel Anak Sekolahan I dan II. Ia juga tercatat mendirikan radio bernama Bens Radio pada 1990 dan merupakan satu-satunya radio Betawi di Indonesia.
Benyamin Sueb meninggal dunia di Jakarta, 5 September 1995. Dari dua kali pernikahannya, Benyamin dikaruniai 9 putra-putri. Sepanjang hidupnya, ia telah menghasilkan ratusan lagu, 75 album musik, dan 53 judul film.
(ams)
Lihat Juga :