Oknum Militer Rwanda Perkosa Wanita yang Langgar Aturan Lockdown

Minggu, 26 April 2020 - 19:53 WIB
loading...
Oknum Militer Rwanda...
foto/Freeworldmaps
A A A
JAKARTA - Oknum aparat keamanan di beberapa negara di Afrika diduga telah melakukan berbagai tindakan yang melangggar hak asasi manusia. Dipersenjatai dengan berbagai senjata, cambuk dan tabung gas air mata, para petugas keamanan itu telah memukul, memperkosa dan, dalam beberapa kasus, membunuh orang ketika menegakkan tindakan yang bertujuan mencegah penyebaran Corona.

Salah satu yang paling menjadi sorotan adalah perilaku oknum aparat kemanan di Rwanda. Seperti dikutip dari Ghanaweb.com, sebuah kelompok penekan internasional menuduh pasukan keamanan Rwanda membunuh, memperkosa, dan menangkap orang sejak lockdown virus corona diberlakukan. ( Baca:Kim Jong-un Dinilai Penting untuk Jaga Stabilitas Semenanjung Korea )

Human Rights Watch mengatakan, setidaknya dua orang telah ditembak mati di distrik Nyanza selatan. Mereka yang dituduh melanggar aturan lockdown telah ditahan di stadion, dan wanita diperkosa oleh pria berseragam militer.

Jurnalis dan blogger yang telah melaporkan dugaan pelanggaran tersebut juga telah ditahan.

Sementara, militer Rwanda mengatakan telah membuka penyelidikan atas dugaan insiden itu, dan menahan lima tersangka.
(ihs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Oknum TNI Diduga Terlibat...
2 Oknum TNI Diduga Terlibat Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Jabar dan Jateng
Siswa SMP di Gresik...
Siswa SMP di Gresik Diduga Tertembak Peluru Nyasar Latihan TNI AL, Operasinya Sempat Tertunda
Jual Senjata Organik...
Jual Senjata Organik ke Papua Nugini, Oknum TNI Ditangkap di Papua
Denpom Periksa Oknum...
Denpom Periksa Oknum Prajurit TNI Todongkan Pistol ke Pengendara di Tangsel
TNI Harap Masalah Penjual...
TNI Harap Masalah Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Tak Berlarut: Kesalahpahaman
Kronologi Penjual Es...
Kronologi Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons
TAUD Minta Hakim Tak...
TAUD Minta Hakim Tak Panggil Andrie Yunus ke Persidangan, Alasannya Masih Proses Pemulihan
Pakar Hukum Lihat Banyak...
Pakar Hukum Lihat Banyak Pihak Tak Paham Yurisdiksi Militer
Tim Investigasi Independen...
Tim Investigasi Independen Ungkap Peran 16 Terduga Penyiram Air Keras Andrie Yunus
Rekomendasi
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved