Kader Bangsa dari Indonesia Timur Layak Dipertimbangkan Partai pada Pilpres 2024

Rabu, 13 Juli 2022 - 12:35 WIB
loading...
Kader Bangsa dari Indonesia...
Hj. Meiliana, Tokoh Kalimantan Timur mengatakan, partai-partai politik termasuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) layak mempertimbangkan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor. (Ist)
A A A
SAMARINDA - Hj. Meiliana, Tokoh Kalimantan Timur mengatakan, partai-partai politik termasuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) layak mempertimbangkan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, salah satu putra terbaik Indonesia Timur , sebagai Calon Presiden/Wakil Presiden 2024-2029.

A’wan Pengurus Besar Nahdhatul Ulama ini, menurutnya, cukup mumpuni dan memiliki pengalaman leadership yang panjang dan sangat baik untuk memimpin Indonesia. “Beliau layak dan berpengalaman,” tutur Meiliana.

Secara kepemimpinan daerah, menurut Meiliana, Isran, pernah menjabat sebagai Bupati Kutai Timur periode 2009–2011 dan 2011-2015. Sebelumnya, Isran Noor merupakan wakil bupati Kutai Timur bersama dengan Awang Faroek setelah memenangkan Pilkada Kutai Timur pada Desember 2005 dan dilantik sebagai pasangan terpilih bupati dan wakil bupati Kutai Timur pada tanggal 13 Februari 2006. Sukses memimpin Kutai Timur, Doktor jebolan Universitas Padjadjaran Bandung 2014 mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalimantan Timur peride 2018-2023.

Isran Noor adalah A’wan PBNU Masa Khidmat 2022-2027, yang kepemimpinannya telah ditunjukkan sejak mahasiswa, dengan menjadi Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (1978–1979) dan Anggota Pengurus Badan Koordinasi Kemahasiswaan (BKK) (1979–1980).

“Sebagai pemimpin yang leadershipnya menonjol di Indonesia Timur, kami berharap Para Pengurus Partai Nasional melirik Indonesia Timur sebagai salah satu kandidat Presiden atau Wakil Presiden di pemilihan akan datang,” ujar Meiliana kepada media ini Selasa, (12/7) petang.

Isran Noor yang berdarah Kutai dan Bugis kelahiran 20 September 1957 ini, memiliki riwayat panjang dalam organisasi sosial kemasyarakatan. Isran adalah Anggota Pengurus Kosgoro Kaltim (1991–1992), Ketua Perhimpunan Penyuluhan Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) Provinsi Kaltim (1986–2000), Sekretaris Harian Brunai-Indonesia-Malaysia-Philipines East Asia Growth Area (BIMP EAGA) (1996–2000).

Anggota Pengurus Kiasgoro Kaltim (1991–1992), dan Ketua Perhimpunan Penyuluhan Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) Provinsi Kaltim (1986–2000). Isran adalah juga Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Mulawarman (2015–2020), Ketua Umum APKASI (Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia), dan Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) 2019-2023.

Secara organisasi politik, Isran Noor, pernah menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Kutai Timur, Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur, Ketua Umum DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Timur (2020–2015), Ketua DPC Partai Demokrat Kutai Timur, Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur, Ketua Umum APKASI (Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia), Ketua Umum DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia dan Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Timur (2020–2025).

Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur ini menceritakan pengalamannya ketika peresmian Ibu Kota Negara (IKN) oleh Presiden Jokowi 14 Maret 2022 lalu. Waktu itu, ujarnya, Ketua Umum PBNU Gus KH Yahya Cholil Staquf di depan Presiden Jokowi dan para gubernur se-Indonesia saat menyampaikan sambutan, memberikan apresiasi atas kesediaan Gubernur Isran Noor menjadi salah satu A'wan Syuriyah PBNU.

"Kalau saya ini, NU offline. Karena saya lahir dan tumbuh seumur hidup tidak pernah keluar dari pesantren. Kalau Pak Gubernur ini (isran Noor), NU-nya NU online. Beliau menjalankan ke-NU-annya secara virtual," ucap Meilinda mengutip Yahya Staquf.

Baca: Lindungi Ribuan Nakes, 3.500 Paket Soklin Antisep Dibagikan ke Puskesmas dan Faskes.

Pujian Gus Yahya itu, bukan hanya diberikan kepada Gubernur Isran Noor, tapi juga Provinsi Kalimantan Timur. “Saya rasa, seluruh warga nahdliyin akan merestui dan meridhoi, jika kadernya Pak Isran dipinang jadi Presiden atau Wapres,” Imbuh Hajjah Meiliana.

Gus Yahya bercerita, kutip Meilinda, peristiwa yang terjadi saat itu adalah hari istimewa yang terjadi secara luar biasa. Di mana pengukuhan PBNU dilakukan di luar Jakarta dan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, bahkan mantan wakil presiden, Yusuf Kalla.

Termasuk pula Ketua DPR RI Puan Maharani, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, para kiai sepuh NU dan perwakilan negara sahabat. “Gus Yahya pun mengungkapkan, mengapa kemudian Kalimantan Timur dipilih sebagai lokasi pengukuhan PBNU, bukan Jakarta atau provinsi lain di Indonesia. Karena kami menyadari bahwa Kalimantan Timur ini sangat istimewa," kata Meiliana mengutip Gus Yahya.

Hajjah Meiliana memaparkan, selain leadership yang mumpuni, Isran juga merupakan tokoh perekat. Ini dibuktikan Isran dengan kemampuannya ketika memimpin APKASI (Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia) dan kini APPSI (Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia). Masyarakat Kalimantan Timur dan Masyarakat Indonesia Timur sudah, menurutnya, sangat iklas jika kader terbaiknya dipinang memimpin Indonesia.

“Kami ikhlas, jika PKB dan partai-partai lainnya mengambil Pak Isran sebagai calon, dan warga Indonesia Timur akan membantu dengan segenap kerja keras dan doa,” pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Rekomendasi
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Berita Terkini
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Infografis
Menakar Peluang Timur...
Menakar Peluang Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved