Sidang Perdana, Kuasa Hukum Desak Hakim PN Bandung Hadirkan Ade Yasin

Rabu, 13 Juli 2022 - 13:17 WIB
loading...
Sidang Perdana, Kuasa...
Suasana sidang perdana Bupati Bogor non-aktif, Ade Yasin di PN Bandung, Rabu (13/7/2022). Foto SINDOnews
A A A
BANDUNG - Tim kuasa hukum Bupati Bogor non-aktif, Ade Yasin mendesak Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menghadirkan kliennya di muka sidang. Desakan yang sempat memicu perdebatan tersebut disampaikan dalam sidang dakwaan kasus dugaan suap yang menjerat Ade Yasin di PN Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (13/7/2022).



Diketahui, hari ini, Ade Yasin menjalani sidang perdananya. Namun, Ade Yasin mengikutinya secara online dari Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal, KPK sudah melimpahkan Ade Yasin kepada pengadilan dan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya. Baca juga: KPK: Berkas Perkara Suap Ade Yasin Sudah Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Bandung

"Kami ingin memastikan kalau klien kami berada di tempat yang netral. Seperti diketahui, beliau berkasnya sudah dilimpahkan ke pengadilan. Artinya, beliau di bawah kekuasaan pengadilan. Seharusnya beliau dihadirkan ke pengadilan, tapi saat ini kami tidak melihat itu," papar Ronald Pasaribu, kuasa hukum Ade Yasin.

Oleh karenanya, pihaknya mendesak Majelis Hakim PN Bandung untuk menghadirkan Ade Yasin di muka sidang untuk memudahkan jalannya persidangan. "Bagaimanapun juga akan ada perbedaan pelayanan kami, pemberian advice kami atau dalam penggalian fakta hukum untuk kepentingan klien kami yang dirugikan apabila tidak dihadirkan. Kami mohon supaya Ibu Ade Yasin dihadirkan di tiap persidangan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Majelis PN Bandung, Hera Kartiningsih menilai bahwa Ade Yasin tak dihadirkan dalam persidangan atas pertimbangan pandemi COVID-19. "Memang ini karena pandemi,, memang banyak pengadilan negeri sampai lockdown. Sebagai antisipasi supaya tidak dihadirkan semuanya, sehingga disepakati online," jelasnya. Baca juga: Berkas Perkara Suap BPK Jabar Dinyatakan Lengkap, Ade Yasin Segera Disidang

Meski begitu, Majelis Hakim PN Bandung menyatakan bahwa kehadiran Ade Yasin di muka sidang sepenuhnya diserahkan kepada Jaksa KPK. "Kalau saudara menginginkan seperti itu saya serahkan ke KPK, bersedia gak menghadirkan? Kalau bersedia harus siap pengamanan, kesehatan, harus bisa diatasi oleh Jaksa KPK. Untuk saat ini tidak bisa offline," tegas Jaksa KPK menjawab pertanyaan Majelis Hakim PN Bandung.

Diketahui, Bupati Bogor Ade Yasin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK bersama dengan 11 orang lainnya. Kemudian, KPK menetapkan delapan orang tersangka, baik pemberi siap maupun penerima siap dalam kasus suap yang melibatkan pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat itu.

Berikut daftar para tersangka:

Pemberi Suap:

1. Ade Yasin, Bupati Kabupaten Bogor periode 2018-2023
2. Maulana Adam, Sekdis Dinas PUPR Kabupaten Bogor
3. Ihsan Ayatullah, Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor
4. Rizki Taufik, PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor

Penerima Suap:

1. Anthon Merdiansyah, Pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Kasub Auditorat Jabar III/Pengendali Teknis
2. Arko Mulawan, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor
3. Hendra Nur Rahmatullah Karwita, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa
4. Gerri Ginajar Trie Rahmatullah, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keluarga Tahanan Padati...
Keluarga Tahanan Padati Rutan KPK saat Momen Iduladha 2026
Gembleng Praja Utama...
Gembleng Praja Utama Antikorupsi, IPDN Gandeng KPK dan BPK
27.969 Bidang Tanah...
27.969 Bidang Tanah Milik Pemda di Sulsel Senilai Rp27,5 Triliun Belum Bersertifikat
Mantan Gubernur Lampung...
Mantan Gubernur Lampung Jadi Tersangka Korupsi Senilai Rp271 Miliar
Bupati Gatut Sunu Dibawa...
Bupati Gatut Sunu Dibawa ke KPK, Belasan Orang Terjaring OTT Masih Diperiksa di Polres Tulungagung
Geledah Rumah Dinas...
Geledah Rumah Dinas Plt Gubernur Riau, KPK Sita Dokumen hingga Uang
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Rekomendasi
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
Rute Pawai Akbar Persib...
Rute Pawai Akbar Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved