Pasca Gelombang Eksodus ASN, Perkantoran di Kobakma Papua Lengang
Selasa, 12 Juli 2022 - 03:06 WIB
loading...
A
A
A
Pantauan di lapangan, terlihat beberapa petugas medis tetap melayani pasien seperti hari biasa di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Instalasi Rawat Jalan.
Kepada pers penanggung jawab RS Lukas Enembe Kobakma Damis Jikwa Skm, Mkm mengakui, kondisi di Kabupaten Mamberamo Tengah saat ini tidak nyaman. "Masyarakat teman-teman pendatang (Nusantara) sementara mengungsi di Wamena dari hari Jumat malam (8/7/2022) sampai mereka kapan kembali kami belum tau," tuturnya.
Akan tetapi khusus untuk Rumah Sakit Lukas Enembe saat ini pelayanan tetap dilakukan 24 jam. "Oleh karena itu tenaga medis kami stand by kan dengan kekuatan yang cukup lumayan.Mungkin kami orang asli Papua atau anak putra daerah asli Kobakma yang tangani untuk melayani pasien," terangnya.
Saat ini jumlah pasien yang menjalani perawatan hanya satu orang. Tetapi pasiennya sudah meninggal dunia dan sudah dibawa ke rumah duka oleh keluarganya. Sedangkan untuk pasien rawat jalan tetap dilayani.
Diakuinya tenaga perawat termasuk dari farmasi, bidan serta apoteker tetap menjalankan pelayanannya dengan baik. Saat ini jumlah tenaga medis putra asli daerah yang masih melayani pasien jumlahnya lebih dari 15 orang.
Kepada pers penanggung jawab RS Lukas Enembe Kobakma Damis Jikwa Skm, Mkm mengakui, kondisi di Kabupaten Mamberamo Tengah saat ini tidak nyaman. "Masyarakat teman-teman pendatang (Nusantara) sementara mengungsi di Wamena dari hari Jumat malam (8/7/2022) sampai mereka kapan kembali kami belum tau," tuturnya.
Akan tetapi khusus untuk Rumah Sakit Lukas Enembe saat ini pelayanan tetap dilakukan 24 jam. "Oleh karena itu tenaga medis kami stand by kan dengan kekuatan yang cukup lumayan.Mungkin kami orang asli Papua atau anak putra daerah asli Kobakma yang tangani untuk melayani pasien," terangnya.
Saat ini jumlah pasien yang menjalani perawatan hanya satu orang. Tetapi pasiennya sudah meninggal dunia dan sudah dibawa ke rumah duka oleh keluarganya. Sedangkan untuk pasien rawat jalan tetap dilayani.
Diakuinya tenaga perawat termasuk dari farmasi, bidan serta apoteker tetap menjalankan pelayanannya dengan baik. Saat ini jumlah tenaga medis putra asli daerah yang masih melayani pasien jumlahnya lebih dari 15 orang.
Lihat Juga :