Mentan SYL Sidak Stok dan Harga Pangan di Makassar
Senin, 11 Juli 2022 - 17:12 WIB
loading...
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan inspeksi mendadak terkait ketersediaan stok dan harga pangan di Pasar Pabaeng-baeng, Senin (11/7/2022). Foto: Sindonews/Syamsi Nur Fadhila
A
A
A
MAKASSAR - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Pa'baeng-baeng Makassar, Selasa (11/7/2022). Hal itu dilakukan guna mengetahui dinamika stok dan harga pangan pasca Idul Adha.
Berdasarkan hasil sidak, dia menilai ketersediaan stok dan harga pangan di Makassar masih relatif aman, meski beberapa komoditas seperti cabai dan bawang sempat mengalami dinamika yang relatif serius saat menjelang Idul Adha kemarin.
Baca Juga: Mentan Ingatkan Pertanian Harus Terus Produktif
"Saya di sini mengecek dinamika produksi dan harga pangan yang berkaitan dengan inflasi. Karena itu, perlu kami pantau terus kestabilanya hingga pasca Iduladha dengan memperbaiki sistem logistiknya," ungkap SYL.
Mantan Gubernur Sulsel dua periode ini menegaskan, pemerintah telah melakukan intervensi optimal untuk stabilitas harga khususnya cabai dan bawang. Namun demikian, pada hari pertama pasca lebaran ini harga cabai dan bawang mengalami sedikit kenaikan yang fluktuatif karena suplai dari daerah produksi berkurang.
"Oleh karena itu, logistik dan sistem suply dan demand harus dikendalikan. Kami akan intervensinya dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan yang terpenting adalah Kementerian Perdagangan agar betul-betul mengatur sistem logistiknya," tegasnya.
SYL menambahkan, pengaturan sistem logistik pangan ini sangat penting. Sebab, walaupun kondisi produksi melimpah, logistik yang tidak lancar dapat menyebabkan kenaikan harga.
Berdasarkan hasil sidak, dia menilai ketersediaan stok dan harga pangan di Makassar masih relatif aman, meski beberapa komoditas seperti cabai dan bawang sempat mengalami dinamika yang relatif serius saat menjelang Idul Adha kemarin.
Baca Juga: Mentan Ingatkan Pertanian Harus Terus Produktif
"Saya di sini mengecek dinamika produksi dan harga pangan yang berkaitan dengan inflasi. Karena itu, perlu kami pantau terus kestabilanya hingga pasca Iduladha dengan memperbaiki sistem logistiknya," ungkap SYL.
Mantan Gubernur Sulsel dua periode ini menegaskan, pemerintah telah melakukan intervensi optimal untuk stabilitas harga khususnya cabai dan bawang. Namun demikian, pada hari pertama pasca lebaran ini harga cabai dan bawang mengalami sedikit kenaikan yang fluktuatif karena suplai dari daerah produksi berkurang.
"Oleh karena itu, logistik dan sistem suply dan demand harus dikendalikan. Kami akan intervensinya dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan yang terpenting adalah Kementerian Perdagangan agar betul-betul mengatur sistem logistiknya," tegasnya.
SYL menambahkan, pengaturan sistem logistik pangan ini sangat penting. Sebab, walaupun kondisi produksi melimpah, logistik yang tidak lancar dapat menyebabkan kenaikan harga.
Lihat Juga :