Perusahaan di Kabupaten Bekasi Buka 3.000 Lowongan, Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Minggu, 10 Juli 2022 - 12:04 WIB
loading...
Perusahaan di Kabupaten...
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan. Foto/Dok SINDOnews
A A A
BEKASI - Pemkab Bekasi bekerja sama dengan sebanyak 61 perusahaan yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi. Kerja sama ini dilakukan dalam rangka penanggulangan atau menekan angka pengangguran di Kabupaten Bekasi.

Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan puluhan perusahaan ini akan memprioritaskan diri bagi tenaga kerja ber-KTP Bekasi. Menurutnya, puluhan perusahaan tersebut wajib mengalokasikan 30 persen serapan tenaga kerja untuk warga lokal.

”Kita meminta perusahaan perusahaan yang ada dapat memprioritaskan tenaga kerja yang ber-KTP Bekasi sesuai Peraturan Bupati yang sudah terbit, dimana perusahaan harus mengalokasikan minimal 30 persen dari rekrutmen tenaga kerjanya,” kata Dani, Minggu (11/7/2022). Baca juga: Dampak Pandemi Covid-19, Pengangguran di Bekasi Tembus 200 Ribu Orang

Aturan ini diharapkan agar warga Kabupaten Bekasi tidak menjadi ‘penonton’ di daerahnya sendiri. Apalagi Kabupaten Bekasi sendiri dipenuhi dengan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

”Tentu, kebijakan ini sangat penting karena ini menjadi peluang baik bagi putra putri daerah agar tidak hanya menjadi penonton ditengah hiruk piruk kawasan industri yang begitu banyak di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.



Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Suhup mengatakan dibukanya lowongan ini akan menyerap sebanyak 3.000 calon tenaga kerja asal Kabupaten Bekasi.Baca juga: Gelombang PHK Tak Terbendung, Pengangguran di Bekasi Melonjak

“Sudah 61 perusahaan yang ber-MoU dengan pemerintah.Dan selama dua bulan kedepan kita akan merekrut sebanyak kurang lebih 3.000 calon tenaga kerja di Kabupaten Bekasi, harapannya warga lokal,” tuturnya.

Suhup berharap setelah menjalani pelatihan kompetensi ini, semakin banyak tenaga kerja yang dapat diangkat sebagai karyawan tetap pada perusahaan - perusahaan di Kabupaten Bekasi.

“Kita berharap dengan adanya pelatihan dan pemagangan dan dilihat kompetensinya oleh perusahaan-perusahaan, pekerjaannya baik, saya berharap perusahaan selanjutnya mengangkatnya sebagai karyawan tetap.” jelasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Panggil Kadis hingga...
KPK Panggil Kadis hingga Kabid Pemkab Bekasi terkait Kasus Bupati Ade Kuswara
KPK Duga Ketua DPD PDIP...
KPK Duga Ketua DPD PDIP Jabar Terima Aliran Uang Penyuap Bupati Kabupaten Bekasi
Periksa Mantan Sekdis...
Periksa Mantan Sekdis Cipta Karya Bekasi, KPK: Diduga Terima Aliran Dana Bupati Ade Kuswara
Rekomendasi
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Berita Terkini
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved