HUT Ke-493 DKI, Anies Bersama Ulama Gelar Zikir dan Doa Virtual
Jum'at, 26 Juni 2020 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
Secara khusus, Anies mengapresiasi langkah MUI DKI yang menunjukkan sikap progresif dengan merujuk pada ahli-ahli di bidang keilmuan kesehatan, medis, dan epidemiologi. (Baca juga: Masih Dibayangi Pandemi, Kegiatan Sekolah Belum Siap Dibuka)
“Bila pada masa pandemi kemarin, para alim ulama tidak menjadi pendorong untuk kita berada di rumah, saya tidak bisa membayangkan situasi Jakarta ini seperti apa. Bahkan, Ketua MUI Kiai Munahar Muchtar dikenal di antara para ketua-ketua MUI se-Indonesia sebagai ketua MUI yang paling progresif dalam mendorong perlindungan umat dari wabah ini. Di dalam pertemuan-pertemuan majelis ulama tingkat nasional, beliau hadir sebagai ulama dengan pemikiran progresif yang terbuka untuk melindungi umat. Ini sebuah contoh bagaimana kita di Jakarta bahu membahu,” papar Anies.
Dia juga menyebutkan pertahanan terakhir kesehatan di Jakarta sudah siap pada PSBB Masa Transisi yaitu 67 Rumah Sakit Khusus Covid-19, lebih dari 3.500 tempat tidur, lebih dari 500 ruang ICU. Kapasitas fasilitas kesehatan tersebut kini hanya sekitar 30-35% yang digunakan untuk penanganan Covid-19.
“Dalam rangka peringatan 493 tahun Jakarta, tahun ini kita menjadi angkatan yang ditakdirkan untuk menghadapi wabah. Wabah seperti ini terjadi 100 tahun lalu, baru 100 tahun kemudian ada dan kita ditakdirkan menjadi bagian dari sejarah itu. Dalam sejarah Jakarta yang sudah hampir 500 tahun, tahun 2020 ini mari kita sama-sama torehkan catatan yang indah tentang bagaimana kita tangguh dalam menghadapi wabah Covid-19," ujar Anies.
“Bila pada masa pandemi kemarin, para alim ulama tidak menjadi pendorong untuk kita berada di rumah, saya tidak bisa membayangkan situasi Jakarta ini seperti apa. Bahkan, Ketua MUI Kiai Munahar Muchtar dikenal di antara para ketua-ketua MUI se-Indonesia sebagai ketua MUI yang paling progresif dalam mendorong perlindungan umat dari wabah ini. Di dalam pertemuan-pertemuan majelis ulama tingkat nasional, beliau hadir sebagai ulama dengan pemikiran progresif yang terbuka untuk melindungi umat. Ini sebuah contoh bagaimana kita di Jakarta bahu membahu,” papar Anies.
Dia juga menyebutkan pertahanan terakhir kesehatan di Jakarta sudah siap pada PSBB Masa Transisi yaitu 67 Rumah Sakit Khusus Covid-19, lebih dari 3.500 tempat tidur, lebih dari 500 ruang ICU. Kapasitas fasilitas kesehatan tersebut kini hanya sekitar 30-35% yang digunakan untuk penanganan Covid-19.
“Dalam rangka peringatan 493 tahun Jakarta, tahun ini kita menjadi angkatan yang ditakdirkan untuk menghadapi wabah. Wabah seperti ini terjadi 100 tahun lalu, baru 100 tahun kemudian ada dan kita ditakdirkan menjadi bagian dari sejarah itu. Dalam sejarah Jakarta yang sudah hampir 500 tahun, tahun 2020 ini mari kita sama-sama torehkan catatan yang indah tentang bagaimana kita tangguh dalam menghadapi wabah Covid-19," ujar Anies.
(jon)
Lihat Juga :