Pemkab Soppeng Maksimalkan Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Kamis, 07 Juli 2022 - 18:59 WIB
loading...
Pertemuan yang dilakukan Tim Assesor SPBE dan Tim Koordinasi SPBE Soppeng, Kamis (7/7/2022). Foto: Humas Pemkab Soppeng
A
A
A
SOPPENG - Dalam rangka evaluasi penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Soppeng, Tim Asesor SPBE dan Tim Koordinasi SPBE melakukan pertemuan di Ruang Pertemuan Bagian Organisasi Setda Soppeng, Kamis (7/7/2022).
Pertemuan tersebut dipimpin Kadis Kominfo Kabupaten Soppeng, Andi Fithratuddin dan Kepala Bagian Organisasi Setda yang juga Plt Asisten Administrasi Umum, Muhammad Evinuddin. Hadir anggota Tim Asesor dan anggota Tim Koordinasi SPBE, terdiri dari beberapa perwakilan SKPD Soppeng.
Baca juga:Pejabat Pemkab Soppeng Hadiri Pembukaan MTQ Sulsel di Bone
Selain melakukan evaluasi terhadap penerapan SPBE di Kabupaten Soppeng, dalam pertemuan tersebut juga dilakukan asesmen atau penilaian mandiri indeks SPBE Soppeng dalam rangka persiapan pelaksanaan pemantauan dan evaluasi (tauval) dan penilaian indeks SPBE oleh Kemenpan RB 2022.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Soppeng, Andi Fitratuddin menjelaskan, melalui kegiatan rapat evaluasi ini diharapkan dukungan, keaktifan dan partisipasi semua Tim SPBE, agar dalam penilaian tahun ini dan yang akan datang, hasilnya bisa lebih baik.
"Karena tentu ada beberapa indikator yang perlu dibenahi dalam penilaian SPBE ini, sehingga kita harus fokus dan melihat di mana peran kita masing-masing, sehingga diharapkan dapat mencapai nilai maksimal dari indikator yang ada," tuturnya.
"Sekali lagi, mari kita saling bahu membahu dalam membenahinya. Karena di dalam penilaian ini kita memiliki kekuatan serta kelemahan, dan bisa saja kelemahan ini dapat menjadi kekuatan kita sehingga nilai yang diinginkan dapat tercapai," harapnya.
Baca juga:Pemkab Soppeng Sabet Penghargaan SAKIP dan RB Award 2021
Kabag Ortala, M Evinuddin ingin, ke depan SPBE harus diperkuat, karena perkembangan dan dinamika sekarang semua instansi pemerintahan berbasis elektronik. Sementara, SPBE berperan penting untuk proses bisnis di setiap SKPD dalam menyinkronkan alur keterkaitan setiap instansi. Jadi SPBE ini menjadi simpul dari aplikasi yang ada.
"Diharapkan ke depannya, perlu aktif melakukan koordinasi dan pertemuan untuk menjadi gambaran di SKPD bahwa seperti inilah SPBE, agar ada pemahaman bersama terkait hal ini. Karena diperlukan kerja sama yang utuh dan terintegrasi dengan semua SKPD," tutur Kabag Ortala.
"Jika kita kerja bersama, maka dapat meningkatkan penerapan dan nilai indeks SPBE menjadi baik. Yang terpenting adalah niat untuk bekerja dan insyaallah akan memiliki hasil yang baik," pungkasnya.
Sementara itu, Kabid Aplikasi dan Informatika, Andi Muhammad Hasriadi menjelaskan bahwa dalam penerapan dan penilaian SPBE terdapat 4 domain yang terdiri dari 7 aspek dan 47 indikator.
Baca juga:Sejumlah Produk UMKM Soppeng Dipasarkan di Mandalika
"Penerapan SPBE sudah menjadi kewajiban dan tolak ukurnya tahun ini menggunakan 47 indikator. Penerapannya dikoordinir masing-masing koordinator yang tergabung dalam tim koordinasi SPBE Soppeng, selanjutnya dilakukan penilaian mandiri oleh asesor yang tergabung dalam Tim Assesor Tauval SPBE Soppeng, dan hasil dari penilaian mandiri tersebut nantinya diinput dalam aplikasi monev SPBE" terangnya.
"Jadi ini akan kita asesmen dulu sebagai bentuk penilaian mandiri sebelum diinput di aplikasi monev SPBE, dan nantinya Kemenpan dan asesor eksternal akan melakukan interview dan penilaian akhir terhadap indeks SPBE di Soppeng," tambahnya.
Pertemuan tersebut dipimpin Kadis Kominfo Kabupaten Soppeng, Andi Fithratuddin dan Kepala Bagian Organisasi Setda yang juga Plt Asisten Administrasi Umum, Muhammad Evinuddin. Hadir anggota Tim Asesor dan anggota Tim Koordinasi SPBE, terdiri dari beberapa perwakilan SKPD Soppeng.
Baca juga:Pejabat Pemkab Soppeng Hadiri Pembukaan MTQ Sulsel di Bone
Selain melakukan evaluasi terhadap penerapan SPBE di Kabupaten Soppeng, dalam pertemuan tersebut juga dilakukan asesmen atau penilaian mandiri indeks SPBE Soppeng dalam rangka persiapan pelaksanaan pemantauan dan evaluasi (tauval) dan penilaian indeks SPBE oleh Kemenpan RB 2022.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Soppeng, Andi Fitratuddin menjelaskan, melalui kegiatan rapat evaluasi ini diharapkan dukungan, keaktifan dan partisipasi semua Tim SPBE, agar dalam penilaian tahun ini dan yang akan datang, hasilnya bisa lebih baik.
"Karena tentu ada beberapa indikator yang perlu dibenahi dalam penilaian SPBE ini, sehingga kita harus fokus dan melihat di mana peran kita masing-masing, sehingga diharapkan dapat mencapai nilai maksimal dari indikator yang ada," tuturnya.
"Sekali lagi, mari kita saling bahu membahu dalam membenahinya. Karena di dalam penilaian ini kita memiliki kekuatan serta kelemahan, dan bisa saja kelemahan ini dapat menjadi kekuatan kita sehingga nilai yang diinginkan dapat tercapai," harapnya.
Baca juga:Pemkab Soppeng Sabet Penghargaan SAKIP dan RB Award 2021
Kabag Ortala, M Evinuddin ingin, ke depan SPBE harus diperkuat, karena perkembangan dan dinamika sekarang semua instansi pemerintahan berbasis elektronik. Sementara, SPBE berperan penting untuk proses bisnis di setiap SKPD dalam menyinkronkan alur keterkaitan setiap instansi. Jadi SPBE ini menjadi simpul dari aplikasi yang ada.
"Diharapkan ke depannya, perlu aktif melakukan koordinasi dan pertemuan untuk menjadi gambaran di SKPD bahwa seperti inilah SPBE, agar ada pemahaman bersama terkait hal ini. Karena diperlukan kerja sama yang utuh dan terintegrasi dengan semua SKPD," tutur Kabag Ortala.
"Jika kita kerja bersama, maka dapat meningkatkan penerapan dan nilai indeks SPBE menjadi baik. Yang terpenting adalah niat untuk bekerja dan insyaallah akan memiliki hasil yang baik," pungkasnya.
Sementara itu, Kabid Aplikasi dan Informatika, Andi Muhammad Hasriadi menjelaskan bahwa dalam penerapan dan penilaian SPBE terdapat 4 domain yang terdiri dari 7 aspek dan 47 indikator.
Baca juga:Sejumlah Produk UMKM Soppeng Dipasarkan di Mandalika
"Penerapan SPBE sudah menjadi kewajiban dan tolak ukurnya tahun ini menggunakan 47 indikator. Penerapannya dikoordinir masing-masing koordinator yang tergabung dalam tim koordinasi SPBE Soppeng, selanjutnya dilakukan penilaian mandiri oleh asesor yang tergabung dalam Tim Assesor Tauval SPBE Soppeng, dan hasil dari penilaian mandiri tersebut nantinya diinput dalam aplikasi monev SPBE" terangnya.
"Jadi ini akan kita asesmen dulu sebagai bentuk penilaian mandiri sebelum diinput di aplikasi monev SPBE, dan nantinya Kemenpan dan asesor eksternal akan melakukan interview dan penilaian akhir terhadap indeks SPBE di Soppeng," tambahnya.
(luq)
Lihat Juga :