64 Warga Gowa Bersertifikat Menjahit Kementerian Tenaga Kerja
Kamis, 07 Juli 2022 - 14:56 WIB
loading...
Penyerahan sertifikat menjahit Kementerian Tenaga Kerja kepada warga di Kabupaten Gowa. Foto: Humas Pemkab Gowa
A
A
A
GOWA - Sebanyak 64 orangwarga Kabupaten Gowa mengantongi sertifikasi menjahit berlisensi dari Kementerian Tenaga Kerja RI. Sertifikasi itu dapat digunakan sampai keluar negeri di kawasan Asia.
Mereka merupakan pesertapelatihan menjahit tahap pertama di UPT Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gowa. Penyerahan sertifikasi dilakukan oleh Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gowa Asriawan Umar.
Baca juga: Tata Kelola Penyaluran Dana Desa di Gowa Terbaik Ketiga Lingkup Sulsel
Kepala UPT BLK Disnakertrans Gowa, Muhlis mengatakan, ke 64 peserta pelatihan ini telah menjalani pelatihan selama 33 hari dengan materi secara teori dan praktek yang dipandu sejumlah instruktur BLK Gowa.
Ke-64 peserta ini merupakan angkatan pertama dari dua angkatan 2022 yakni 112 orang lulus dari 150 pendaftar secara online. Para peserta menjalani pelatihan berbasis kompetensi program pendidikan dan pelatihan vokasi yang merupakan program Kementerian Tenaga Kerja.
Pelatihan ini adalah pelatihan kejuruan garmen dan menjahit menggunakan mesin yang anggarannya bersumber dari Balai Besar Pelatihan Vokasi Makassar tahun anggaran 2022. Peserta yang ikut tahap pertama ini sebanyak 74 orang terbagi empat kelas.
Baca juga: Bupati Gowa Dukung Pembangunan Sekolah Islam Terpadu Cheng Ho
"Mereka menjalani pelatihan ini selama 260 jam lebih. Teori dan prakteknya telah dituntaskan dan telah dievaluasi tim instruktur dan hasil kelulusannya berdasarkan sidang penilaian. Dan semuanya dinyatakan lulus dengan nilai sangat memuaskan, " jelas Muhlis, Rabu (6/6/2022).
Sementara itu Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BBPVP) Makassar diwakili Andi Baso Apriadi Kasub Koordinator Penyelenggaraan BBPVP Makassar mengaku salut dengan capaian para peserta pelatihan yang dinilai sangat memuaskan ini.
"Ini pencapaian yang sangat luar biasa. Harapan kami tetap belajar dan implementasikan ilmu yang telah didapat selama pelatihan, " ucap Andi Baso.
Sebelum menutup resmi pelatihan, Kadis Nakertrans Gowa Asriawan Umar berharap para peserta pelatihan dapat memaksimalkan diri mengimplementasikan hasil pelatihannya dengan melakukan usaha mandiri.
Baca juga: Adnan Minta Mahasiswa KKN Unhas Jadi Sumber Informasi Masyarakat Gowa
"Sertifikasi yang dipegang ini harus dimanfaatkan sebab ini bukan sembarang sertifikat. Sertifikat ini adalah pengakuan atas kompetensi yang anda miliki yang dikeluarkan Kementrian Tenaga Kerja, " jelas Asriawan didampingi istrinya Igel Idayanti Asriawan selaku Ketua DWP Disnakertrans.
Dikatakannya, BLK Gowa sudah menelorkan 600-an alumni selama sembilan tahun melaksanakan pelatihan dan pendidikan vokasi. Ke depan, para alumni BLK ini akan didata kembali untuk diketahui seberapa banyak yang mempergunakan sertifikatnya.
Mereka merupakan pesertapelatihan menjahit tahap pertama di UPT Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gowa. Penyerahan sertifikasi dilakukan oleh Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gowa Asriawan Umar.
Baca juga: Tata Kelola Penyaluran Dana Desa di Gowa Terbaik Ketiga Lingkup Sulsel
Kepala UPT BLK Disnakertrans Gowa, Muhlis mengatakan, ke 64 peserta pelatihan ini telah menjalani pelatihan selama 33 hari dengan materi secara teori dan praktek yang dipandu sejumlah instruktur BLK Gowa.
Ke-64 peserta ini merupakan angkatan pertama dari dua angkatan 2022 yakni 112 orang lulus dari 150 pendaftar secara online. Para peserta menjalani pelatihan berbasis kompetensi program pendidikan dan pelatihan vokasi yang merupakan program Kementerian Tenaga Kerja.
Pelatihan ini adalah pelatihan kejuruan garmen dan menjahit menggunakan mesin yang anggarannya bersumber dari Balai Besar Pelatihan Vokasi Makassar tahun anggaran 2022. Peserta yang ikut tahap pertama ini sebanyak 74 orang terbagi empat kelas.
Baca juga: Bupati Gowa Dukung Pembangunan Sekolah Islam Terpadu Cheng Ho
"Mereka menjalani pelatihan ini selama 260 jam lebih. Teori dan prakteknya telah dituntaskan dan telah dievaluasi tim instruktur dan hasil kelulusannya berdasarkan sidang penilaian. Dan semuanya dinyatakan lulus dengan nilai sangat memuaskan, " jelas Muhlis, Rabu (6/6/2022).
Sementara itu Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BBPVP) Makassar diwakili Andi Baso Apriadi Kasub Koordinator Penyelenggaraan BBPVP Makassar mengaku salut dengan capaian para peserta pelatihan yang dinilai sangat memuaskan ini.
"Ini pencapaian yang sangat luar biasa. Harapan kami tetap belajar dan implementasikan ilmu yang telah didapat selama pelatihan, " ucap Andi Baso.
Sebelum menutup resmi pelatihan, Kadis Nakertrans Gowa Asriawan Umar berharap para peserta pelatihan dapat memaksimalkan diri mengimplementasikan hasil pelatihannya dengan melakukan usaha mandiri.
Baca juga: Adnan Minta Mahasiswa KKN Unhas Jadi Sumber Informasi Masyarakat Gowa
"Sertifikasi yang dipegang ini harus dimanfaatkan sebab ini bukan sembarang sertifikat. Sertifikat ini adalah pengakuan atas kompetensi yang anda miliki yang dikeluarkan Kementrian Tenaga Kerja, " jelas Asriawan didampingi istrinya Igel Idayanti Asriawan selaku Ketua DWP Disnakertrans.
Dikatakannya, BLK Gowa sudah menelorkan 600-an alumni selama sembilan tahun melaksanakan pelatihan dan pendidikan vokasi. Ke depan, para alumni BLK ini akan didata kembali untuk diketahui seberapa banyak yang mempergunakan sertifikatnya.
(luq)
Lihat Juga :