MRP dan Kapolda Papua Ajak Jaga Kerukunan dan Persatuan Bangsa

Jum'at, 26 Juni 2020 - 08:39 WIB
loading...
MRP dan Kapolda Papua...
Anggota Majelis Rakyat Papua Kelompok Kerja (Pokja) Agama, KH. Tony Wanggai menggelar pertemuan bersama tokoh – tokoh agama dan perwakilan tokoh paguyuban di Kota Jayapura. Kamis (25/6/2020). (Foto/SINDOnews/Sandy Gaming)
A A A
JAYAPURA - Anggota Majelis Rakyat Papua Kelompok Kerja (Pokja) Agama, KH. Tony Wanggai menggelar pertemuan bersama tokoh – tokoh agama dan perwakilan tokoh paguyuban di Kota Jayapura, Kamis (25/6/2020).

Pertemuan yang diselenggarakan di aula Kantor Kementrian Agama Kota Jayapura ini adalah masuk dalam program Reses anggota MRP masa sidang II Tahun 2020.

Pertemuan dihadiri Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw; Staf Khusus Presiden Deputi V Bidang Hukum, HAM, Keamanan dan Otonomi Khusus Aceh dan Papua, Laus Rumayom; Ketua Komnas HAM perwakilan Papua, Frits Ramandey; dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura H. Abdul Hafidz Yusuf, serta diikuti tokoh agama, tokoh Lembaga Adat Port Numbay Jayapura serta paguyuban. (BACA JUGA: Beda Peluang Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution di Pilkada 2020)

Pertemuan yang membahas semua dinamika yang terjadi di Kota Jayapura, termasuk pasca- putusan 7 terdakwa kasus demo anarkis yang diproses hukum di Kalimantan Timur. Berbagai keluhan dan masukan dari tokoh – tokoh adat, masyarakat dan agama, termasuk paguyuban disampaikan dalam pertemuan itu.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw kepada awak media sesaat setelah acara tersebut mengaku sangat mengapresiasi pertemuan yang membahas semua hal yang tujuannya demi kerukunan umat beragama, dan ketentraman dalam persatuan dan kesatuan bangsa di Papua, terkhusus di Kota Jayapura.

“Forum semacam ini sangat bagus, karena tujuannya itu bagaimana sebagai pemimpin, baik di lingkup paguyuban maupun umat dapat duduk dan kemudian bersinergi membangun komunikasi sekaligus untuk membuat sebuah saran tindak yang konstruktif bagi MRP, Pemda, DPR Papua dan termasuk Kepolisian,” kata dia.

Terlebih, kata Kapolda, dalam kesempatan tersebut juga menghadirkan Staf Khusus Presiden dan Komnas HAM, sehingga keluh kesah maupun masukan bisa disampaikan dan menjadi tindak lanjut kepada lembaga .

“Kami berharap forum-forum seperti ini berlanjut. Jadi kalau mau mencurahkan
ketidakpuasan, atau keluh kesah lain, utamanya kepada kami aparat, ya baiknya diforum seperti ini. Jadi enak, kita bisa bicara baik dan saling melengkapi, sehingga ada masukan yang jelas dan objektif. Kami dukung kegiatan speerti ini, semoga bisa intens,” ucapnya.

Dirinya juga meminta pihak Badan Kesbangpol Provinsi Papua untuk lebih aktif menggunakan kapasitasnya untuk mengakomodir semua tokoh, termasuk membangun komunikasi dan mencari solusi besama atas sebuah permasalahan. (BACA JUGA: 97 Taruna-Taruni Angkatan Laut Lulus Pendidikan di AAL)

“Tidak ada yang tidak bisa dipecahkan jika kita mau duduk bersama – sama. Saya ingatkan bahwa kita adalah saudara,”ucapnya.

Sementara Anggota MRP Pokja Agama, H. Tony Wanggai, mengaku jika dipilihnya Kota Jayapura untuk melakuikan reses atas persoalan perkembangan dinamika yang terjadi, terkhusus pasca rusuh Agustus 2019 lalu.

“Kami coba menerima semua keluhan warga. Ketika demo anarkis itu semua menjadi korban, dan sampai saat ini belum ada kompensasi kepada pemerintah. Nantinya akan ada rekomendasi dan masukan dari MRP kepada pemerintah untukl segera melakukan rekonsiliasi dengan pemnguatan Forum Kebangsaan yang ada di Kesbanpol, karena saat ini kita lihat tidak berjalan,”katanya.

Sehingga harapannya, kata Tony, dengan adanya forum Kesangpol tersebut, akan terjkadi komunikasi dan mampu mengetahui adanya persoalan yang terjadi.

“Dengan komunikasi maka kita akan bisa merumuskan masalah dan penyelesaian. Jadi harus ada forom yang bisa menampung keluhan masyarakat. Harus segera ada formula sehingga kita bisa melakukan penyelesaian atau rekonsisliasi atas permasalahn lalu. Karena kalau tidak saya khawatir ini akan menjadi masalah lagi,” pungkasnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Ini Identitas Korban...
Ini Identitas Korban Tewas dan Hilang Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
Rekomendasi
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved