Pria Bertato Tewas Bersimpah Darah di Tengah Jalan di Kota Malang
Rabu, 06 Juli 2022 - 14:32 WIB
loading...
Tempat kejadian perkara (TKP) seorang pria bertato tewas bersimbah darah di Jalan Citra City, Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Foto/MPI/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Seorang pria bertato ditemukan tewas bersimpah darah di tengah Jalan Citra City, Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur pada Selasa (5/7/2022). Penemuan mayat yang diduga korban penganiayaan ini menggemparkan warga.
Pria bertato itu tewas dengan luka bersimpah darah di bagian perut. Sandi, seorang satpam yang sedang bertugas tak jauh dari lokasi, mengakui ada seorang pria bertato yang tergeletak di tengah jalan.
Baca juga: Pria Bertato Ditemukan Terkapar di Tempat Pemancingan Penjaringan
Tetapi dia tak mengetahui secara pasti penyebab tewasnya seorang pria yang memiliki tato di tangan kirinya itu.
"Saya lagi jaga tiba-tiba jam 23.00 WIB ada polisi lewat sekitar lima mobilan gitu. Saya cuman mengamankan jalan aja," katanya saat ditemui wartawan, pada Rabu pagi (6/7/2022).
Sandi menambahkan, tak berselang lama ada ambulans yang datang dan mengevakuasi korban. Korban diketahui meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Sekitar 5 menit kemudian dua ambulan datang, terus gak lama sekitar 30 menit geser semua. Ternyata ada satu orang meninggal," ungkapnya.
Pria bertato itu tewas dengan luka bersimpah darah di bagian perut. Sandi, seorang satpam yang sedang bertugas tak jauh dari lokasi, mengakui ada seorang pria bertato yang tergeletak di tengah jalan.
Baca juga: Pria Bertato Ditemukan Terkapar di Tempat Pemancingan Penjaringan
Tetapi dia tak mengetahui secara pasti penyebab tewasnya seorang pria yang memiliki tato di tangan kirinya itu.
"Saya lagi jaga tiba-tiba jam 23.00 WIB ada polisi lewat sekitar lima mobilan gitu. Saya cuman mengamankan jalan aja," katanya saat ditemui wartawan, pada Rabu pagi (6/7/2022).
Sandi menambahkan, tak berselang lama ada ambulans yang datang dan mengevakuasi korban. Korban diketahui meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Sekitar 5 menit kemudian dua ambulan datang, terus gak lama sekitar 30 menit geser semua. Ternyata ada satu orang meninggal," ungkapnya.
Lihat Juga :