Kasus DAK Jalan di Tempat, Kejati Dinilai Tak Serius Tangani Korupsi

Jum'at, 26 Juni 2020 - 10:05 WIB
loading...
Kasus DAK Jalan di Tempat,...
Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, Jalan Urip Sumiharjo Makassar. Foto : SINDOnews/Doc
A A A
MAKASSAR - Pegiat anti korupsi dari Celebes Law and Transparancy (CLAT) mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel dan mendesak agar penanganan dua kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Bulukumba dan Kasus Korupsi DAK Enrekang dituntaskan. Baca : Kasus Jaspro dan Asuransi Pensiun PDAM Naik Penyidikan

Pasalnya CLAT menganggap dua kasus tersebut penangananya justru jalan ditempat. Ada beberapa poin yang disampaikan peserta aksi CLAT. Yakni, mendesak Kejati Sulsel mengusut tuntas dugaan korupsi DAK senilai Rp49 miliar Kabupaten Bulukumba dan DAK Kabupaten Enrekang senilai Rp39 miliar yang sampai sekarang tidak jelas.

Selain itu, CLAT juga mempertanyakan keseriusan Kejati Sulsel dalam menangani kasus dugaan korupsi di PDAM Makassar dan perusda Kota Palopo senilai Rp14 miliar.

"Aksi yang kami lakukan pada hari ini (kemarin) untuk mempertanyakan sejauh mana proses penanganan sejumlah perkara dugaan korupsi di wilayah Sulsel. Kami CLAT menganggap bahwa pihak Kejati Sulsel terkesan lambat dalam proses penanganan kasus dugaan korupsi yang terjadi di Sulsel," ungkap salah aktivis CLAT, Rey Gunawan di pelataran kantor Kejati Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (25/06/2020), kemarin.

Adapun kasus lainnya yang hingga ini belum dituntaskan Kejati Sulsel dan dinilai sangat perlu diperhatikan yakni, kasus dugaan Korupsi Politani Pangkep, maupun dugaan penyimpangan pajak BBM oleh Bapenda Sulsel. Baca Juga : PN Makassar Ditutup untuk Disinfeksi, Sejumlah Sidang Tipikor Dibatalkan

"Wajar ketika penanganan kasus ini setiap saat di soroti oleh sejumlah penggiat anti korupsi, karena kami belum tahu apa yang menjadi hambatan tim penyidik di Kejati Sulsel sehingga kasus ini tak selesai-selesai juga," tambah Ketua Umum CLAT, Muh Irvan Sabang.

Terpisah Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Idil, mengaku jika dua kasus yang menjadi tuntutan demonstran saat ini masih sementara berproses. "Semua masih berproses, tapi tolong inikan kita sementara masih harus berhati-hati terhadap merebaknya COVID-19. Jadi kita percayakan sama tim, sebab kasus tersebut masih berjalan," pungkasnya.
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
Geledah Ruko di Cipete...
Geledah Ruko di Cipete Selatan, Polda Metro Jaya Sita Dokumen dan Komputer
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
KPK Sita Uang-Perhiasan...
KPK Sita Uang-Perhiasan usai Geledah Rumah Dinas Bupati dan Kantor Dinas Kabupaten Sukoharjo
Rekomendasi
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved