Rp4,20 Triliun Uang Tidak Layak Edar Dimusnahkan BI Jawa Timur

Rabu, 06 Juli 2022 - 09:38 WIB
loading...
Rp4,20 Triliun Uang...
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur selama triwulan I 2022 memusnahkan Uang Tidak Layak Edar (UTLE) senilai Rp4,20 triliun.Foto/ilustrasi
A A A
SURABAYA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jawa Timur (Jatim) selama triwulan I 2022 melakukan pemusnahan Uang Tidak Layak Edar (UTLE) senilai Rp4,20 triliun, atau naik 40,17 persen dibanding triwulan sebelumnya (qtq) yang sebanyak Rp3 triliun.

"Hal ini mencerminkan uang yang beredar di masyarakat masih kurang layak sehingga perlu ditingkatkan dan dijaga kualitasnya. Pemusnahan ini diakukan dalam rangka memelihara kualitas uang layak edar kepada masyarakat (clean money policy)," kata Kepala KPBI Jatim, Budi Hanoto, Rabu (6/7/2022).

Baca juga: Fakta-fakta Pelari Maraton Hilang di Gunung Arjuno, Nomor 10 Bikin Merinding

Data Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) yang dirilis Bank Indonesia (BI) menyebutkan, secara spasial, pada triwulan I 2022 peningkatan UTLE terjadi pada 3 KPBI Jatim. Diantaranya, KPBI Jatim yang naik 127,49 persen (qtq), KPBI Kediri 83,34 persen (qtq), KPBI Jember 25,45 persen (qtq). Sementara KPBI Malang mencatatkan penurunan UTLE pada triwulan laporan sebesar -34,91 persen (qtq).

Dibandingkan triwulan sebelumnya, pada triwulan I 2022 terjadi penurunan rasio UTLE terhadap inflow atau aliran uang masuk. Rasio UTLE terhadap inflow Jatim pada triwulan I 2022 mencapai 21,08 persen, menurun dibandingkan triwulan IV 2021 yang sebesar 23,94 persen.

Penurunan rasio UTLE terhadap inflow pada triwulan I 2022 dipengaruhi oleh tingginya peningkatan inflow ke Bank Indonesia dibandingkan peningkatan jumlah UTLE. "Kami akan senantiasa berkomitmen untuk menjaga kualitas uang yang beredar di masyarakat, melalui optimalisasi kegiatan pengolahan dan pemusnahan UTLE," ujar Budi.

Dalam rangka meningkatkan awareness masyarakat untuk menjaga dan merawat uang Rupiah, Bank Indonesia juga semakin gencar mensosialisasikan tata cara merawat uang melalui Jargon 5 Jangan, yaitu, Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas dan Jangan Dibasahi.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Kolaborasi Pemprov dan...
Kolaborasi Pemprov dan BI Jakarta Dorong Industri Film sebagai Pertumbuhan Ekonomi Baru
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
Apresiasi Keterlibatan...
Apresiasi Keterlibatan BI Jakarta, Bang Dul: Ini Role Model Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi DKI Jakarta 2025 Lampaui Nasional
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Rekomendasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved