Fakta-fakta Pelari Maraton Hilang di Gunung Arjuno, Nomor 10 Bikin Merinding
Rabu, 06 Juli 2022 - 06:40 WIB
loading...
A
A
A
Setelah berkomunikasi dengan pihak terdekat dan keluarga yang bersangkutan, panita menghubungi pihak Tahura R Soerjo untuk melaporkan kejadian. Pencarian pun mulai dilakukan sejak Minggu dini hari (3/7/2022).
5. Pengelola Wisata Gunung Arjuno Kerahkan Tim Evakuasi
Setelah laporan hilang kontak pihak keluarga ke Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo selaku pengelola kawasan Gunung Arjuno-Welirang, tim pun melakukan pencarian awal.
Kepala Tahura R. Soerjo Ahmad Wahyudi mengungkapkan, penyisiran dilakukan dari jalur Lawang, Kabupaten Malang serta dari arah Sumber Brantas, Kota Batu, Jawa Timur, dengan mengerahkan 29 personel gabungan. "Ada dua tim yang diberangkatkan untuk pencarian penyintas. Totalnya sebanyak 29 personel dikerahkan,” ucap Wahyudi pada Senin kemarin.
6. Jalur Pendakian Gunung Arjuno Ditutup Sementara
Buntut proses pencarian Yurbianto Basri, Tahura R. Soerjo memutuskan menutup seluruh aktivitas pendakian ke kawasan Gunung Arjuno-Welirang. Penutupan demi memudahkan fokus pencarian kepada survivor yang bersangkutan.
Kepala Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soerjo Ahmad Wahyudi membenarkan informasi penutupan jalur pendakian menuju Gunung Arjuno. "Saat ini masih proses pencarian. Jalur pendakian ditutup selama proses pencarian," ungkap Ahmad Wahyudi.
7. Sempat Kirim Sinyal SOS dan Titik Koordinat
Kendati hilang, diduga kuat Yurbianto Basri masih membawa handphone miliknya. Hal ini karena ia sempat mengirimkan sinyal SOS pada Senin malam.
Komandan Tim Basarnas Surabaya, Andrias Pramudia Kusuma mengatakan, sinyal SOS yang dikirim Yurbianto Basri (46), peserta lari maraton lintas warga Jalan Pemandangan 2, Jakarta Utara, berada jauh diatas Pos 4 jalur pendakian Gunung Arjuno. Berdasarkan titik koordinat, lanjut Andrias, lokasinya berada di kawasan Cemorosewu atau masih diatas Alas Lalijiwo.
"Mulai pagi tadi, SRU (Search and Rescue Unit) gabungan dari Basarnas dan relawan berangkat dari Pos 2 menuju titik koordinat sinyal SOS dikirim. Lokasinya di kawasan Cemorosewu," ucap Andrias.
Yurbianto pun diketahui juga berhasil mengirimkan titik lokasi korban menggunakan percakapan WhatsApp. Titik ini lantas diidentifikasi tim Basarnas pada 7°47'10.68"S 112°36'8.34"E.
8. Sempat Sakit Sebelum Naik Gunung Arjuno
Penuturan panitia kepada Basarnas Jawa Timur menyebut, Yurbianto Basri sempat dalam kondisi sakit atau tidak fit sebelum mengikuti lomba lari maraton ke Gunung Arjuno itu.
"Dia sakit, jadi dia pada waktu event sudah sakit," ucap Komandan Basarnas Surabaya Andrias Pramudya Kusuma ditemui MNC Portal, di Pos Pendakian Gunung Arjuno Lawang, pada Selasa (5/7/2022).
Hal ini disebut Andrias diceritakan panitia Mantra Summit Challenge 2022 dari Yurbianto Basri (46) warga Jalan Pemandangan 2, Jakarta Utara, namun sang peserta tetap memutuskan ikut lomba lari maraton.
5. Pengelola Wisata Gunung Arjuno Kerahkan Tim Evakuasi
Setelah laporan hilang kontak pihak keluarga ke Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo selaku pengelola kawasan Gunung Arjuno-Welirang, tim pun melakukan pencarian awal.
Kepala Tahura R. Soerjo Ahmad Wahyudi mengungkapkan, penyisiran dilakukan dari jalur Lawang, Kabupaten Malang serta dari arah Sumber Brantas, Kota Batu, Jawa Timur, dengan mengerahkan 29 personel gabungan. "Ada dua tim yang diberangkatkan untuk pencarian penyintas. Totalnya sebanyak 29 personel dikerahkan,” ucap Wahyudi pada Senin kemarin.
6. Jalur Pendakian Gunung Arjuno Ditutup Sementara
Buntut proses pencarian Yurbianto Basri, Tahura R. Soerjo memutuskan menutup seluruh aktivitas pendakian ke kawasan Gunung Arjuno-Welirang. Penutupan demi memudahkan fokus pencarian kepada survivor yang bersangkutan.
Kepala Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soerjo Ahmad Wahyudi membenarkan informasi penutupan jalur pendakian menuju Gunung Arjuno. "Saat ini masih proses pencarian. Jalur pendakian ditutup selama proses pencarian," ungkap Ahmad Wahyudi.
7. Sempat Kirim Sinyal SOS dan Titik Koordinat
Kendati hilang, diduga kuat Yurbianto Basri masih membawa handphone miliknya. Hal ini karena ia sempat mengirimkan sinyal SOS pada Senin malam.
Komandan Tim Basarnas Surabaya, Andrias Pramudia Kusuma mengatakan, sinyal SOS yang dikirim Yurbianto Basri (46), peserta lari maraton lintas warga Jalan Pemandangan 2, Jakarta Utara, berada jauh diatas Pos 4 jalur pendakian Gunung Arjuno. Berdasarkan titik koordinat, lanjut Andrias, lokasinya berada di kawasan Cemorosewu atau masih diatas Alas Lalijiwo.
"Mulai pagi tadi, SRU (Search and Rescue Unit) gabungan dari Basarnas dan relawan berangkat dari Pos 2 menuju titik koordinat sinyal SOS dikirim. Lokasinya di kawasan Cemorosewu," ucap Andrias.
Yurbianto pun diketahui juga berhasil mengirimkan titik lokasi korban menggunakan percakapan WhatsApp. Titik ini lantas diidentifikasi tim Basarnas pada 7°47'10.68"S 112°36'8.34"E.
8. Sempat Sakit Sebelum Naik Gunung Arjuno
Penuturan panitia kepada Basarnas Jawa Timur menyebut, Yurbianto Basri sempat dalam kondisi sakit atau tidak fit sebelum mengikuti lomba lari maraton ke Gunung Arjuno itu.
"Dia sakit, jadi dia pada waktu event sudah sakit," ucap Komandan Basarnas Surabaya Andrias Pramudya Kusuma ditemui MNC Portal, di Pos Pendakian Gunung Arjuno Lawang, pada Selasa (5/7/2022).
Hal ini disebut Andrias diceritakan panitia Mantra Summit Challenge 2022 dari Yurbianto Basri (46) warga Jalan Pemandangan 2, Jakarta Utara, namun sang peserta tetap memutuskan ikut lomba lari maraton.
Lihat Juga :