Timsel Resmi Umumkan Hasil Lelang BUMD Makassar, Berikut Nama-namanya
Selasa, 05 Juli 2022 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
Sehari sebelumnya, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto mengungkapkan jika urutan ranking peserta bisa menentukan posisi jabatan yang akan diembannya.
"Nilainya diurut dari urutan 1 sampai ke bawah. Urutan 1 kemungkinan Direktur Utama. Sampai urutan kelima itu yang masuk 5 besar," ungkap Danny.
Dirinya pun akan memilih jumlah direksi dan dewas sesuai dengan jumlah pejabat lama. Adapun jumlahnya yaitu Perumda Parkir Makassar Raya, PD Pasar Makassar Raya, PD Rumah Potong Hewan (RPH) dan PD Terminal Makassar Metro masing-masing 3 direksi dan 3 dewas.
Bank Perkreditan Rakyat (BPR) masing-masing 2 direksi dan 2 dewas, serta Perumda Air Minum Makassar masing-masing 4 direksi dan 4 dewas. Sehingga totalnya 36 dengan rincian 18 direksi dan 18 dewas. Sementara pejabat tambahan, akan ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) hingga revisi Perwali tuntas.
Namun, Danny tetap menyiapkan komposisi baru. Komposisi baru yang disusunnya, yakni, 5 direksi di PDAM, 5 di PD Parkir, 5 di PD Pasar, 3 di PD Terminal, 3 di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan 3 di Badan Perkreditan Rakyat (BPR). Sementara untuk jabatan dewas mengikut pada jumlah direksi masing-masing BUMD.
Dia mencontohkan, jika suatu BUMD hanya disebutkan memiliki empat direksi, maka hanya empat itu yang akan dilantik. "Akan dilantik sebanyak empat pejabat. Satunya akan di-Pj kan untuk sementara hingga Perwali selesai direvisi," ujarnya.
Baca Juga: BUMD Makassar Berpotensi Jadi Penampungan Tim Sukses
Selain itu, juga akan ditambah jabatan Sekretaris Dewasn Pengawas. Kata Danny, posisi itu bisa diisi oleh peserta lelang jabatan, atau di luar itu. Kemudian akan ada pula Komite Audit. Jumlah Komite Audit ini mengikut pada beban kerja BUMD.
"Kalau BUMD yang besar-besar, bisa lebih dari tiga. Kalau kecil bisa 3. Selama ini pengawas itu tidak terlalu paham soal hukum dan keuangan. Maka orang keuangan dan hukum saya tempatkan di situ. Semua persoalan audit termasuk audit pegawai itu ditangani oleh Komite Audit,* tandasnya.
"Nilainya diurut dari urutan 1 sampai ke bawah. Urutan 1 kemungkinan Direktur Utama. Sampai urutan kelima itu yang masuk 5 besar," ungkap Danny.
Dirinya pun akan memilih jumlah direksi dan dewas sesuai dengan jumlah pejabat lama. Adapun jumlahnya yaitu Perumda Parkir Makassar Raya, PD Pasar Makassar Raya, PD Rumah Potong Hewan (RPH) dan PD Terminal Makassar Metro masing-masing 3 direksi dan 3 dewas.
Bank Perkreditan Rakyat (BPR) masing-masing 2 direksi dan 2 dewas, serta Perumda Air Minum Makassar masing-masing 4 direksi dan 4 dewas. Sehingga totalnya 36 dengan rincian 18 direksi dan 18 dewas. Sementara pejabat tambahan, akan ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) hingga revisi Perwali tuntas.
Namun, Danny tetap menyiapkan komposisi baru. Komposisi baru yang disusunnya, yakni, 5 direksi di PDAM, 5 di PD Parkir, 5 di PD Pasar, 3 di PD Terminal, 3 di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan 3 di Badan Perkreditan Rakyat (BPR). Sementara untuk jabatan dewas mengikut pada jumlah direksi masing-masing BUMD.
Dia mencontohkan, jika suatu BUMD hanya disebutkan memiliki empat direksi, maka hanya empat itu yang akan dilantik. "Akan dilantik sebanyak empat pejabat. Satunya akan di-Pj kan untuk sementara hingga Perwali selesai direvisi," ujarnya.
Baca Juga: BUMD Makassar Berpotensi Jadi Penampungan Tim Sukses
Selain itu, juga akan ditambah jabatan Sekretaris Dewasn Pengawas. Kata Danny, posisi itu bisa diisi oleh peserta lelang jabatan, atau di luar itu. Kemudian akan ada pula Komite Audit. Jumlah Komite Audit ini mengikut pada beban kerja BUMD.
"Kalau BUMD yang besar-besar, bisa lebih dari tiga. Kalau kecil bisa 3. Selama ini pengawas itu tidak terlalu paham soal hukum dan keuangan. Maka orang keuangan dan hukum saya tempatkan di situ. Semua persoalan audit termasuk audit pegawai itu ditangani oleh Komite Audit,* tandasnya.
(tri)
Lihat Juga :