Tewaskan Korban, Jambret Pelajar di Solok Selatan Tertunduk Lesu Dicokok polisi

Minggu, 03 Juli 2022 - 07:57 WIB
loading...
Tewaskan Korban, Jambret Pelajar di Solok Selatan Tertunduk Lesu Dicokok polisi
Penjambret pelajar di Solok Selatan tertunduk lesu diciduk polisi.Foto/ilustrasi
A A A
SOLOK SELATAN - Satreskrim Polres Solok Selatan (Solsel) meringkus pelaku penjambretan yang menyebabkan seorang pelajar perempuan tewas pada Rabu (29/6/2022) lalu.

Kapolres Solsel AKBP Teddy Purnanto didampingi Kasat Reskrim AKP Dwi Purwanto dan KBO Ipda M.Zahardi menyatakan, pelaku ditangkap Sabtu (2/7/2022) sekitar pukul 15.00 WIB di Bukik Manggiu Jorong Sampu Nagari Lubuk Gadang Utara Kecamatan Sangir Solsel.

"Benar tim Satreskrim Polres Solsel telah mengamankan seorang diduga pelaku tindak pidana pencurian (jambret)," kata AKBP Teddy Purnanto.

Baca juga: Sembunyikan Sabu dalam Bungkusan Wafer, Pemuda Serang Digelandang Polisi

Dia menyatakan, penjambretan terjadi Rabu 29 Juni 2022 bertempat di Nagari Lubuk Malako, Kecamatan Sangir Jujuan, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/19/VI/2022/ SPKT Polsek Sangir Jujuan.

"Adapun identitas diduga pelaku jambret SY alias AP usia 28 tahun warga Jorong Bukik Malintang Utara Kecamatan Sangir," sebut Kapolres.

Penangkapan dipimpin langsung Kaur Mintu Satreskrim Polres Solsel Aipda Hendra Eko Putra beserta 8 orang tim gabungan Sat Intelkam dan Satreskrim Polres Solsel.

"Dari hasil penggeledahan guna mencari barang bukti dari terduga pelaku berhasil diamankan satu unit Sepeda Motor Honda Revo warna hitam BA 2412 YG dan satu unit HP OPPO A 16 warna hitam metalik milik korban dan satu lembar kartu HP milik korban beserta sehelai jaket warna coklat yang digunakan pelaku pada saat melakukan aksinya dan satu buah helm warna hitam," katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan muda berusia 17 tahun yang masih berstatus pelajar di Solsel meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat usai terjatuh dari sepeda motor karena mengejar pelaku jambret.

Kapolsek Sangir Jujuan, Iptu Yenpi menyatakan kejadian itu berawal saat korban yang bernama Desmita Fitriani membonceng ibunya Eli Warni (45) hendak menuju ke arah Padang Aro dari Jorong Koto Tuo Nagari Lubuk Malako pada Rabu, 29 Juni 2022 sekitar pukul 12.00 WIB.

"Korban dan ibunya mengendarai motor Scoopy BA 3367 YN dan HP ditaruh di dasboard atau saku-saku motor tempat melatakkan barang dibawah setang," ujarnya, Kamis 30 Juni 2022.

Lalu, sesampai di perbatasan Nagari Lubuk Malako dengan Nagari Padang Air Dingin, tiba-tiba seorang pria tidak dikenal mengendarai sepeda motor menyelip dan langsung mengambil HP korban.
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1417 seconds (10.177#12.26)