BNSP Sertifikasi SDM Pariwisata Belitung

Sabtu, 02 Juli 2022 - 17:17 WIB
loading...
BNSP Sertifikasi SDM Pariwisata Belitung
BNSP melakukan sertifikasi kompetensi tenaga kerja pariwisata bidang perhotelan dengan skeman house keeping dan front office di Tanjung Pendam, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung. (Ist)
A A A
BELITUNG - Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melakukan sertifikasi kompetensi tenaga kerja pariwisata bidang perhotelan dengan skeman house keeping dan front office di Tanjung Pendam, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung, Jumat (1/7/2022). Program sertifikasi kompetensi bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Ketua BNSP Kunjung Masehat mengatakan, sertifikasi kompetensi diikuti tenaga kerja dari enam hotel di Belitung dan sekitarnya, yaitu Hotel Fairfeild, Golden Tulip Hotel, BW Group, Swissbell Hotel, Sheraton Hotel, dan Lorin Hotel. Program Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) yang dilakukan oleh LSP RHN di Kabupaten Belitung terlaksana dengan dimonitoring secara keseluruhan pada setiap tahap sertifikasi.

"Jadi persiapan sudah dilakukan dan dimenej sesuai prosedur. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan stakeholders asosiasi profesi di bidang pariwisata dan juga koordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung," kata Kunjung dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/7/2022).

Meski peserta sertifikasi terbatas, Kunjung menyatakan program PSKK tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pariwisata Belitung. Terlebih program itu sejalan dengan program Working Group G-20 yang dilaksanakan di Belitung.

"Kepala Dinas Pariwisata masih mengharapkan dukungan program sertifikasi yang lainnya karena sudah banyak yang daftar tapi belum dapat mengikuti sertifikasi saat ini. Program ini sangat dibutuhkan oleh pekerja yang bergerak di bidang pariwisata, terutama ada beberapa program Working Grup G-20 dilakukan di Kabupaten Belitung," katanya.

Sementara itu, General Manajer Fairfeild Hotel, Dino Leonandri menyambut baik sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja perhotelan di Belitung. Menurutnya, sertifikasi kompetensi adalah sarana menguji sekaligus memberikan pengakuan terhadap kompetensi setiap pekerja.

"Kegiatan ini bertujuan menguji kompetensi di industri pariwisata, terutama hotel dalam menghadapi persiapan G20, terwujudnya SDM bidang perhotelan yang lulus uji kompetensi dan berhasil memiliki sertifikat kompetensi profesi," kata Dino.

Baca: Kunjungan Wisman ke Jawa Timur Naik 2.773 Persen pada Mei 2022.

Ia berharap seluruh peserta sertifikasi kompetensi bisa lebih profesional usai mengikuti program tersebut. Nantinya mereka mampu berkontribusi dalam peningkatan daya saing SDM di tingkat nasional, regional, bahkan global.

"Harapannya, bidang yang digeluti harus profesional, sehingga ketika terjun dalam bidang tersebut, para peserta bisa meraih nilai yang baik. Bukan hanya kelulusan yang diharapkan tapi juga bisa memperlihatkan kepada dunia kerja dengan kualitas pada bidang profesi yang diakses," kata Dino.
(nag)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1443 seconds (10.55#12.26)