Manfaatkan IA-CEPA Pelaku Usaha Didorong Ekspor ke Australia

Kamis, 25 Juni 2020 - 18:37 WIB
loading...
Manfaatkan IA-CEPA Pelaku...
ilustrasi
A A A
SURABAYA - Menyongsong Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang berlaku mulai 5 Juli 2020, semua pelaku usaha diimbau melakukan kegiatan ekspor ke Australia. Pasalnya, tarif masuk produk Indonesia negeri kanguru itu 0 persen.

Tenaga ahli dari Free Trade Agreement (FTA) Center Surabaya Fernanda Reza mengatakan, tujuan utama dibentuknya FTA sebagai upaya dalam meningkatkan ekspor. Yakni dengan cara melakukan percepatan penyelesaian perjanjian perdagangan dengan negara lain. Sehingga Indonesia memiliki daya saing yang tidak kalah dengan negara lain.

“Sampai 2019 impor Indonesia dari Australia masih lebih besar ketimbang ekspornya,” katanya dalam diskusi virtual yang digelar Bank Indonesia (BI) Jawa Timur (Jatim) Kamis (25/6/2020). (Baca juga: Polemik Kenaikan Tiket Kapal Bawean-Gresik Akhirnya Tuntas )

Organisasi perdagangan dunia atau World Trade Organization (WTO) memperkirakan, akibat COVID-19,perdagangan global akan turun tahun ini. Bahkan negara besar pertumbuhan ekonominya sudah minus.

Sehingga berpengaruh pada ekspor Indonesia yang juga menurun. “Dengan adanya peluang IA CEPA, diharapkan ekspor Indonesia akan naik, mengingat Australia banyak melakukan investasi diIndonesia,” imbuh Reza.

Namun, lanjut dia, dalam hal industri pengolahan Australia asih kurang bersaing dibanding Indonesia. Hal ini sangat menguntungkan Indonesia, mengingat industri pengolahan di Indonesia lebih kuat. “Sehinggabahan baku yang diinvestasikan Australia akan diolah di Indonesia dan hasilnya akan diekspor ke Australia dan negara lainnya,” tandasnya.

Sekretaris Umum Badan Pimpinan Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Gresik, Septrianto Maulana menambahkan, UMKM merupakan penggerak perekonomian Negara. Sehingga perlu dikembangkan untukdapat bersaing di pasar global.

“Meski peluang ekspor produk UMKM cukup luas,namun UMKM yang sudah menjalankan ekspor masih hanya sekitar 15 persen.Padahal, produk kita cukup diminati oleh negara-negara lain,” imbuhnya. (Bca juga: Apresiasi Kampung Tangguh COVID-19, Pemkot Surabaya Bakal Tambah Anggaran )

Sementara itu, Humas Kanwil Bea Cukai Jatim I, Mohammad Yatim mengatakan, saat ini ada fasilitas berupa Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) yang diberikan Dirjen Bea Cukai kepada UMKM yang memenuhi syarat menjadi eksportir.

Dengan fasilitas tersebut, Dirjen Bea Cukai tidak hanya memfasilitasi kegiatan impor saja, namun juga memfasilitasi kegiatan ekspor IKM. “Antara lain, fasilitas pembebasan mesin, pembebasan bahan baku dan pembebasan barang-barang contoh,” katanya.

Sedangkan Kepala Kantor Perwakilan BI Jatim, Difi Ahmad Johansyah mengaku akan terus berkoordinasi dengan BI di Tokyo, Singapura, dan Beijing, serta perwakilan dagang di Australia dan negara lainnya untuk menjajaki potensi ekspor UMKM.

“Saya mengajak masyarakat Indonesia untuk mengikuti jejak negara lain seperti Vietnam, Thailand, Korea dan Turki, yang dengan mudah dapat melakukan kegiatan bisnis ekspor,”terangnya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gudang Motor Ilegal...
Gudang Motor Ilegal di Jaksel Sudah Ekspor 99 Ribu Unit, Potensi Kerugian Negara Rp177 Miliar
PM Australia Kunjungi...
PM Australia Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan di Jakarta Dialihkan
Ekspor Perdana, Coir...
Ekspor Perdana, Coir Net Warga Binaan Lapas Ciamis Rambah Pasar Korsel dan Jepang
Pemprov Jakarta Impor...
Pemprov Jakarta Impor Sapi Australia demi Jaga Stabilisasi Harga Daging
Ekspor Gula Semut Banyumas,...
Ekspor Gula Semut Banyumas, GP Ansor Optimalkan Patriot Ketahanan Pangan
Partai Perindo Gelar...
Partai Perindo Gelar Nobar Timnas Indonesia vs Australia di DPP Menteng
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Rekomendasi
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Belanda vs Jepang Tanpa...
Belanda vs Jepang Tanpa Gol di Babak Pertama, Samurai Biru Tahan Gempuran Oranje
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Berita Terkini
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved