Warganet Keluhkan Pelaku Pelecehan Masih Berkeliaran di KRL

Kamis, 30 Juni 2022 - 21:05 WIB
loading...
Warganet Keluhkan Pelaku...
Warganet mengeluhkan pelaku pelecehan masih berkeliaran di KRL Commuter Line. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Warganet mengeluhkan pelaku pelecehan masih berkeliaran di KRL Commuter Line. Aksi pelaku membuat penumpang KRL terutama perempuan khawatir menjadi korban.

Unggahan keberadaan terduga pelaku pelecehan disampaikan netizen melalui Twitter @sylshdzillaa, Kamis (30/6/2022). “Pelaku eksibionis ini masih dengan leluasanya berkeliaran di KRL @CommuterLine @KAI121 @erickthohir,” cuitnya.
Baca juga: Perempuan Ini Rekam Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Commuter Line

Akun Twitter ini kemudian mencuit lanjutan soal pelecehan di kereta. “Udh pernah ketangkep sbg eksibionis knp dibiarin aja berkeliaran apa pihak krl juga mau ganti rugi ketakutan & trauma penumpang lainnya yg ngerasa transportasi publik yg seharusnya aman malah jd ngga ada aman2nya sama sekali. Semoga aja kali ini pihak @KAI121 @CommuterLine bisa cepat bertindak krn bukan sbg korban aja kita bisa takut apalagi kalo sampe ada korban lainnya,” ungkap @sylshdzillaa.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mendukung langkah PT KAI melakukan blacklist terhadap penumpang yang melakukan pelecehan seksual dalam perjalanan KA beberapa waktu lalu.

Dia menegaskan akan menyeret setiap oknum yang menciptakan suasana tidak aman dan nyaman dalam moda transportasi. "Saya sangat prihatin sekaligus geram mendengar terjadinya pelecehan seksual di kereta. Komitmen kami adalah bagaimana menciptakan transformasi pelayanan publik yang aman dan nyaman," ujar Erick di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (25/6/2022).
Baca juga: Pelecehan Seksual di KRL Commuter Line, KCI Siap Dampingi Korban Lapor Polisi

Menurutnya, aksi pelaku pelecehan di kereta tidak dapat ditolerir. Erick telah memerintahkan kepada KAI agar segera memproses pelaku dengan sanksi administratif dan hukum. Sanksi administratif yang dijatuhkan adalah larangan bagi pelaku untuk naik moda transportasi publik.

Erick juga telah berkoordinasi dengan aparat hukum untuk menindak pelaku. Koordinasi dengan aparat hukum juga dilakukan sebagai antisipasi untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Nadhif Basalamah Geram...
Nadhif Basalamah Geram Jadi Korban Pelecehan, Ingin Berhenti dari Dunia Hiburan?
UI Sanksi 15 Mahasiswa...
UI Sanksi 15 Mahasiswa Fakultas Hukum terkait Pelecehan Chat Mesum, Skorsing 1-3 Semester
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Tanggapi...
Dharma Pongrekun Tanggapi Kemenkes: Kalau Semua Sudah Konstitusional, Mengapa Masih Perlu Meyakinkan Publik?
Spesial Prambanan Jazz...
Spesial Prambanan Jazz 2026: Nikmati Konser Syahdu Plus Diskon Hotel dan Kuliner dari BRImo
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
Berita Terkini
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Ngaku Tentara saat Ditegur...
Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved