Untuk Keamanan, Petugas Pilkada Dilengkapi APD Cegah Penularan Covid-19

Kamis, 25 Juni 2020 - 15:32 WIB
loading...
Untuk Keamanan, Petugas...
Di Ruang Rapat Utama Gedung Graha Fitrah, Rabu (24/06/20), Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin, mengikuti rakor via video conference bersama Mendagri Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian.
A A A
TALIWANG - Bertempat di Ruang Rapat Utama Gedung Graha Fitrah, Rabu pagi (24/06/20), Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin, mengikuti rapat koordinasi via video conference bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian, mendampingi Wakil Bupati, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Asisten Umum dan sejumlah Kepala OPD.

Dalam rapat tersebut Mendagri meminta dukungan dari Kepala Daerah untuk mendukung suksesnya pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Yakni merealisasikan sisa anggaran dari dana hibah yang diberikan Pemerintah Daerah kepada penyelenggara Pilkada yakni KPU dan Bawaslu. Termasuk kepada aparat pengamanan yakni Polri dan TNI. ‘’Kita harus berada pada perspektif yang sama, menyukseskan agenda politik nasional yakni Pilkada serentak. Mohon Kepala Daerah untuk mendukung tugas penyelenggara Pilkada dan pengamanan dengan mencairkan sisa hibah daerah untuk Pilkada di daerahnya masing-masing,” kata Tito kepada 9 Gubernur dan 224 Bupati/Wakil Bupati dan 37 Wali Kota yang mengikuti vidcon.

Pencairan sisa dana hibah Pilkada itu penting untuk kepentingan pelaksanaan 10 tahapan lanjutan Pilkada serentak. Utamanya adalah untuk pembelian alat pelindung diri dari petugas penyelenggara pemilu. Sebab 10 tahapan pilkada dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Untuk memberikan keamanan dan menekan penularan Covid-19, maka sudah mutlak dibutuhkan alat pelindung diri, maker dan lain sebagainya bagi petugas yang akan door to door memuktahirkan data pemilih dan tahapan lainnya.

Mendagri dalam kesempatan tersebut menyebut secara umum provinsi dan kabupaten/kota yang realisasi NPHD-nya sudah baik, termasuk yang masih kurang. Di Provinsi NTB, KSB pun disebut Mendagri sudah cukup baik, karena anggaran hibah yang dicairkan untuk KPU, Bawaslu dan Polri cukup tinggi, yakni untuk KPU 39,26 persen dari anggaran Pilkada sebesar Rp13,50 miliar lebih. Untuk Bawaslu 40 persen dari porsi Rp5,92 miliar dan 22,22 persen dari Rp4,50 miliar untuk dana pengamanan.(prokopim/VI/2020)
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved