Milenial Wujudkan Destinasi Wisata Budaya Baru di Labuan Bajo
Selasa, 28 Juni 2022 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
"Saya lihat Desa Golo Bilas sebenarnya sudah punya produk UMKM, hospitality, kesiapan SDM dan hanya butuh sedikit trigger atau dorongan. Sudah ada tamu juga yang datang, bahkan ada yang ikut berlatih memainkan gendang sampai pagi," ujarnya.
"Jadi pada dasarnya, hospitality atau kemampuan untuk melayani, berkolaborasi, dan keterbukaan masyarakat Kaper sudah sangat luar biasa, terutama keterlibatan anak muda yang kita semua bisa lihat hari ini" ujar Shana.
Sementara itu, Ketua Sanggar Kope Oles Todo Kongkol, Adrianus Taur mengatakan bahwa sanggarnya adalah tanda persatuan seluruh masyarakat Kaper untuk melestarikan budaya di DPSP Labuan Bajo.
"Hari ini adalah sejarah Kampung Kaper, yang memberi tanda bahwa kita bersatu padu membangun budaya di Kota Super Prioritas Labuan Bajo. Kehadiran Sanggar Kope Oles Todo Kongkol ini adalah kerinduan kami utamanya untuk melestarikan dan belajar budaya. Sehingga bisa dengan mudah kami wariskan ke anak cucu kami," katanya.
Dia menyatakan, bagi wisatawan maupun masyarakat yang ingin ikut melestarikan budaya Manggarai bisa datang ke Rumah Gendang setiap malam minggu untuk melihat dan bisa turut serta berlatih bersama.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kearifan lokal pada 20 Mei 2022 lalu, BPOLBF menyerahkan beberapa perangkat budaya berupa gong dan gendang kepada warga Kaper untuk membantu terus melestarikan warisan budaya.
"Jadi pada dasarnya, hospitality atau kemampuan untuk melayani, berkolaborasi, dan keterbukaan masyarakat Kaper sudah sangat luar biasa, terutama keterlibatan anak muda yang kita semua bisa lihat hari ini" ujar Shana.
Sementara itu, Ketua Sanggar Kope Oles Todo Kongkol, Adrianus Taur mengatakan bahwa sanggarnya adalah tanda persatuan seluruh masyarakat Kaper untuk melestarikan budaya di DPSP Labuan Bajo.
"Hari ini adalah sejarah Kampung Kaper, yang memberi tanda bahwa kita bersatu padu membangun budaya di Kota Super Prioritas Labuan Bajo. Kehadiran Sanggar Kope Oles Todo Kongkol ini adalah kerinduan kami utamanya untuk melestarikan dan belajar budaya. Sehingga bisa dengan mudah kami wariskan ke anak cucu kami," katanya.
Dia menyatakan, bagi wisatawan maupun masyarakat yang ingin ikut melestarikan budaya Manggarai bisa datang ke Rumah Gendang setiap malam minggu untuk melihat dan bisa turut serta berlatih bersama.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kearifan lokal pada 20 Mei 2022 lalu, BPOLBF menyerahkan beberapa perangkat budaya berupa gong dan gendang kepada warga Kaper untuk membantu terus melestarikan warisan budaya.
(shf)
Lihat Juga :