900 Ekor Sapi Perah di Kota Bogor Divaksinasi
Selasa, 28 Juni 2022 - 18:13 WIB
loading...
Ratusan ekor sapi perah di Kota Bogor mendapatkan vaksinasi, Selasa (28/6/2022). Vaksinasi diberikan kepada sapi yang sehat agar kebal dari penyakit mulut dan kuku (PMK). Foto: MPI/Putra Ramadhai Astyawan
A
A
A
BOGOR - Ratusan ekor sapi perah di Kota Bogor mendapatkan vaksinasi, Selasa (28/6/2022). Vaksinasi diberikan kepada sapi yang sehat agar kebal dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Sapi yang disasar untuk vaksin adalah sapi sehat. Kami upayakan khusus untuk sapi perah, mengingat jika terpapar PMK ruginya dua kali. Pertama, membuat sapi sakit. Kedua, tidak bisa memproduksi susu secara optimal," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Bogor Anas S Rasmana.
Baca juga: Cegah Penyakit Mulut dan Kuku, 58.000 Ekor Hewan Ternak Divaksin
Anas menjelaskan, Kota Bogor mendapat jatah sebanyak 10 botol vaksinasi dosis pertama. Jumlah itu bisa digunakan maksimal kepada 1.000 sapi.
"Tapi kita hitung 800-900 ekor (divaksin) hari ini. Tentunya (divaksin) supaya sapi yang belum kena (PMK) tidak kena, supaya memiliki imun. Ada dosis duanya setelah 4 minggu," jelasnya.
Berdasarkan data DKPP, total terdapat sekitar 2.300 ekor sapi di Kota Bogor. Dari jumlah tersebut, tidak semuanya akan divaksinasi, karena terdapat aturan khusus sapi yang akan divaksin.
"Sapi yang sudah kena (PMK) tidak kita vaksin. Sapi yang dalam lingkungan walaupun kena (positif), itu tidak prioritas untuk divaksin. Karena kemungkian walapun sudah kena tapi punya kekebalan. Kalau untuk (jumlah sapi PMK), terakhir saya dilaporkan yang sakit bergejala itu sekitar 90 ekor se-Kota Bogor. Yang sembuh dari sakit sekitar 100 ekor lagi di luar dar 90 ekor itu," ungkapnya.
"Sapi yang disasar untuk vaksin adalah sapi sehat. Kami upayakan khusus untuk sapi perah, mengingat jika terpapar PMK ruginya dua kali. Pertama, membuat sapi sakit. Kedua, tidak bisa memproduksi susu secara optimal," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Bogor Anas S Rasmana.
Baca juga: Cegah Penyakit Mulut dan Kuku, 58.000 Ekor Hewan Ternak Divaksin
Anas menjelaskan, Kota Bogor mendapat jatah sebanyak 10 botol vaksinasi dosis pertama. Jumlah itu bisa digunakan maksimal kepada 1.000 sapi.
"Tapi kita hitung 800-900 ekor (divaksin) hari ini. Tentunya (divaksin) supaya sapi yang belum kena (PMK) tidak kena, supaya memiliki imun. Ada dosis duanya setelah 4 minggu," jelasnya.
Berdasarkan data DKPP, total terdapat sekitar 2.300 ekor sapi di Kota Bogor. Dari jumlah tersebut, tidak semuanya akan divaksinasi, karena terdapat aturan khusus sapi yang akan divaksin.
"Sapi yang sudah kena (PMK) tidak kita vaksin. Sapi yang dalam lingkungan walaupun kena (positif), itu tidak prioritas untuk divaksin. Karena kemungkian walapun sudah kena tapi punya kekebalan. Kalau untuk (jumlah sapi PMK), terakhir saya dilaporkan yang sakit bergejala itu sekitar 90 ekor se-Kota Bogor. Yang sembuh dari sakit sekitar 100 ekor lagi di luar dar 90 ekor itu," ungkapnya.
Lihat Juga :