Kapal Feri Diterjang Gelombang Tinggi Selat Bali, Truk Terguling Timpa Kendaraan Lain

Selasa, 28 Juni 2022 - 16:31 WIB
loading...
Kapal Feri Diterjang...
Kendaraan truk terguling di dalam kapal feri KMP Dharma Rucita rute Ketapang, Banyuwangi - Gilimanuk, Jembrana akibat terjangan gelombang tinggi. Foto/Ist
A A A
BANYUWANGI - Gelombang tinggi perairan Selat Bali membuat kapal feri penyeberangan Ketapang, Banyuwangi-Gilimanuk, Jembrana mengalami guncangan hebat hingga mengakibatkan truk terguling di dalam kapal.

Detik-detik hantaman ombak yang membuat kendaraan terguling di dalam kapal feri KMP Dharma Rucita terekam oleh kamera ponsel sejumlah penumpang.

Baca juga: Hujan Badai Terjang Selat Bali, Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Ditutup

Tampak dari dua video yang beredar, sejumlah kendaraan logistik berada di kapal feri tersebut. Di video pertama berdurasi 37 detik ini guncangan ombak membuat sebuah truk ekspedisi miring hingga menimpa kendaraan lain yang ada di sebelahnya.

Pada video kedua berdurasi 22 detik memperlihatkan posisi truk yang sudah miring ke kiri dan menimpa sejumlah kendaraan di sampingnya. Tak hanya satu kendaraan saja, terlihat ada dua truk yang tampak miring imbas guncangan ombak di Selat Bali.

Salah satu pemilik kendaraan berinsial D mengatakan, mobil Mitsubishi Colt bernopol P 9016 VC mengalami kerusakan setelah tertimpa truk bermuatan berat. Akibatnya selain kendaraan rusak, muatan sayuran yang sedianya dibawa ke Bali pun ikut rusak.

"Mobil saya muat sayuran mau dibawa ke Bali. Mobil dan dagangan saya tidak selamat, sebagian sayuran hancur," kata dia.

Baca juga: KMP Yunice Tenggelam di Pelabuhan Gilimanuk Bali

Pihaknya pun mengaku kecewa dengan pelayanan pihak penyeberangan. Menurutnya, dengan kondisi cuaca buruk pihak penyeberangan justru tidak melakukan persiapan apapun. "Sudah tahu angin kencang, tanpa safety," ujarnya.

Pihaknya saat ini tengah mengurus berkas dan meminta pertanggungjawaban dari pihak kapal. Beruntung tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja terjadi keterlambatan aktivitas pelayaran lantaran adanya evakuasi di dalam kapal.



Terpisah, Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, Anjar Triono mengatakan diprediksi angin kencang akan melanda Banyuwangi hingga besok.

Ketinggian gelombang diprediksi mencapai 4 meter.

"Diperkirakan gelombang tinggi di perairan Selat Bali masih akan berlangsung hingga dua hari kedepan," kata Anjar Triono, Prakirawan BMKG Banyuwangi, pada Selasa (28/6/2022).

Menurutnya, tinggi gelombang disebabkan adanya pola angin dominan yang bergerak dari tenggara ke selatan dengan kecepatan angin maksimum 15 knot.

Selain itu, gelombang tinggi merupakan peristiwa yang umum ketika peralihan musim kemarau. Hal lain yang memicu gelombang tinggi juga kemungkinan berasal dari masih terjadinya fenomena La Nina.

Pihaknya pun mengeluarkan imbauan kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diimbau agar tetap selalu waspada.

"Kami imbau masyarakat lebih waspada dan hati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin datang tiba-tiba terjadi di perairan yang berada di Selat Bali maupun perairan sekitarnya," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Waspada Gelombang Tinggi...
Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter pada 24-27 April 2026
Cegah Kemacetan, Gapasdap...
Cegah Kemacetan, Gapasdap Dorong Optimalisasi Pelabuhan Merak saat Mudik Lebaran
H-6 Lebaran, 16.013...
H-6 Lebaran, 16.013 Kendaraan Menyeberang dari Pelabuhan Ciwandan ke Sumatera
Fasilitas Dermaga Terbatas,...
Fasilitas Dermaga Terbatas, Layanan Mudik Lebaran di Pelabuhan Merak Berpotensi Terhambat
Kapal Ferry Banyak Kosong...
Kapal Ferry Banyak Kosong saat Mudik, Gapasdap Soroti Kebijakan SKB
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
Rekomendasi
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Berita Terkini
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved