Gara-gara Bertengkar dan Teriakan Minta Tolong, Kedok Pasangan Mahasiswa Nikah Siri Terbongkar
Senin, 27 Juni 2022 - 14:02 WIB
loading...
Pasangan yang mengaku sudah nikah siri diamankan warga setelah terlibat pertengkaran dalam kamar rumah yang mereka tempati.Foto/Rus Akbar
A
A
A
PADANG - Kelakuan mahasiswa dan mahasiswi yang mengaku sudah terikat pernikahan siri akhirnya terbongkar. Gara-gara mereka bertengkar dalam kamar, pengakuan nikah siri diduga hanya kedok saja.
Terbongkarnya modus nikah siri ini setelah mereka bertengkar dan terdengar teriakan minta pertolongan dari kamar tempat mereka tinggal. Teriakan ini didengar warga RT 04/RW 04 Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat.
Warga terpaksa mendatangi sumber teriakan dan mengamankan pasangan laki-laki dan perempuan dari sebuah rumah. Diketahui, laki-laki berinisial MZ (22) warga Solok, mahasiswa sebuah universitas swasta. Sedangkan teman perempuanberinisial MM (23), warga Payakumbuh, juga mengaku mahasiswi salah satu universitas egeri di Kota Padang.
Baca juga: Jenazah Warga yang Tewas Ditembak KKB di Deiyai Dievakuasi ke Kampung Halaman
Menurut ketua RT setempat, Maizaldi, pasangan ini mengaku telah melakukan pernikahan secara siri, pada Februari lalu. Namun Minggu (26/6/2022) sekira pukul 19.00 WIB mereka terlibat pertengkaran dan sang perempuan berteriak meminta tolong.
"Tentu kami bersama warga lain setelah mendengar suara perempuan minta tolong kami melihat ke rumah tersebut untuk mengetahui apa yang terjadi. Ternyata mereka sedang bertengkar," katanya.
Usut punya usut, setelah diamankan warga ternyata perempuan ini ingin keluar rumah tapi dilarang laki-laki yang mengaku suaminya. Selanjutnya proses lebih lanjut pasangan ini diserahkan ke Satpol PP.
Terbongkarnya modus nikah siri ini setelah mereka bertengkar dan terdengar teriakan minta pertolongan dari kamar tempat mereka tinggal. Teriakan ini didengar warga RT 04/RW 04 Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat.
Warga terpaksa mendatangi sumber teriakan dan mengamankan pasangan laki-laki dan perempuan dari sebuah rumah. Diketahui, laki-laki berinisial MZ (22) warga Solok, mahasiswa sebuah universitas swasta. Sedangkan teman perempuanberinisial MM (23), warga Payakumbuh, juga mengaku mahasiswi salah satu universitas egeri di Kota Padang.
Baca juga: Jenazah Warga yang Tewas Ditembak KKB di Deiyai Dievakuasi ke Kampung Halaman
Menurut ketua RT setempat, Maizaldi, pasangan ini mengaku telah melakukan pernikahan secara siri, pada Februari lalu. Namun Minggu (26/6/2022) sekira pukul 19.00 WIB mereka terlibat pertengkaran dan sang perempuan berteriak meminta tolong.
"Tentu kami bersama warga lain setelah mendengar suara perempuan minta tolong kami melihat ke rumah tersebut untuk mengetahui apa yang terjadi. Ternyata mereka sedang bertengkar," katanya.
Usut punya usut, setelah diamankan warga ternyata perempuan ini ingin keluar rumah tapi dilarang laki-laki yang mengaku suaminya. Selanjutnya proses lebih lanjut pasangan ini diserahkan ke Satpol PP.
Lihat Juga :