Hipmi Jayawijaya Desak Bupati Stop Pekerjaan Tower Bhakti di Wamena
Minggu, 26 Juni 2022 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
"Bagaimana pekerjaan dikerjakan oleh perusahaan dari luar Papua yang belum mengetahui Medan di lapangan dan kondisi warga masyarakat setempat, ya resiko seperti itu dan tetap harus bertanggung jawab terkait progres pekerjaan dan permasalahan di lapangan,” tambah Rezki.
Secara terpisah Ketum BPC GAPENSI Jayawijaya Fred Huby melihat pekerjaan ini sebenarnya dikontrakkan oleh pemerintah pusat lewat kementerian Kominfo RI, sehingga seharusnya dilakukan kerja sama dengan perusahaan lokal yang ada, dimana GAPENSI Jayawijaya yang memiliki anggota.
“Pekerjaan ini ada di distrik dan kampung, sehingga kalau dilakukan kerja sama dengan kami, maka kami bisa rekomendasi kontraktor lokal yang berdomisili di situ, sehingga pekerjaan itu tidak dihambat oleh warga setempat dan juga harga satuan mereka terlalu dipangkas, misalnya semen dari Jakarta mungkin distatus Rp. 1 juta disini dibuat Rp. 400 ribu dan ini bisa berdampak pada kualitas pekerjaan,” bebernya.
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim AKP Mattineta, S.Sos, MM mengakui belum mengambil langkah terkait laporan dugaan penipuan dari pembangunan BTS Bhakti tersebut, sebab laporan tersebut baru dibuat oleh beberapa warga yang merasa dirugikan.
Secara terpisah Ketum BPC GAPENSI Jayawijaya Fred Huby melihat pekerjaan ini sebenarnya dikontrakkan oleh pemerintah pusat lewat kementerian Kominfo RI, sehingga seharusnya dilakukan kerja sama dengan perusahaan lokal yang ada, dimana GAPENSI Jayawijaya yang memiliki anggota.
“Pekerjaan ini ada di distrik dan kampung, sehingga kalau dilakukan kerja sama dengan kami, maka kami bisa rekomendasi kontraktor lokal yang berdomisili di situ, sehingga pekerjaan itu tidak dihambat oleh warga setempat dan juga harga satuan mereka terlalu dipangkas, misalnya semen dari Jakarta mungkin distatus Rp. 1 juta disini dibuat Rp. 400 ribu dan ini bisa berdampak pada kualitas pekerjaan,” bebernya.
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim AKP Mattineta, S.Sos, MM mengakui belum mengambil langkah terkait laporan dugaan penipuan dari pembangunan BTS Bhakti tersebut, sebab laporan tersebut baru dibuat oleh beberapa warga yang merasa dirugikan.
(msd)
Lihat Juga :