Sampai Hati Bunuh dan Buka Celana Ibu Kandung, Jamal Mirdat: Saya Kesal Sering Dimarahi
Sabtu, 25 Juni 2022 - 10:46 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kanit Pidum Satreskrim Polres Bangka Tengah, Ipda Randi mengungkapkan, usai membunuh ibunya sendiri pelaku sempat membuat alibi seakan-akan ibunya meninggal akibat perampokan dan pemerkosaan.
"Pelaku ini membunuh ibunya dengan cara menutup hidung sang ibu hingga meninggal dunia. Setelah ibunya meninggal, pelaku langsung membuka celana ibunya dan memasukan tanganya ke alat vital ibunya. Pelaku ini ingin membuat seakan-akan ibunya meninggal karena dirampok dan diperkosa," ujar Randi.
Baca juga: 8 Fakta Istri Perwira Polisi Digerebek Ngamar Bersama AKP, No 3 Hanya Kenakan Daster
Selain itu, pelaku juga merekayasa tempat kejadian dengan merusak pintu rumah dan mengacak-acak rumah. Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung memanggil warga sekitar seakan-akan ibunya meninggal karena di rampok dan di bunuh, serta barang-barang ibunya dicuri oleh orang lain.
Untuk motif pembunuhan, menurut Randi pelaku tegas membunuh ibunya lantaran kesal dan ingin menguasai harta ibunya. "Pelaku sakit hati kepada korban, karena sering dimarahi. Selain itu pelaku juga ingin menguasai harta ibunya, yaitu emas dan harta lainya," pungkas Randi.
"Pelaku ini membunuh ibunya dengan cara menutup hidung sang ibu hingga meninggal dunia. Setelah ibunya meninggal, pelaku langsung membuka celana ibunya dan memasukan tanganya ke alat vital ibunya. Pelaku ini ingin membuat seakan-akan ibunya meninggal karena dirampok dan diperkosa," ujar Randi.
Baca juga: 8 Fakta Istri Perwira Polisi Digerebek Ngamar Bersama AKP, No 3 Hanya Kenakan Daster
Selain itu, pelaku juga merekayasa tempat kejadian dengan merusak pintu rumah dan mengacak-acak rumah. Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung memanggil warga sekitar seakan-akan ibunya meninggal karena di rampok dan di bunuh, serta barang-barang ibunya dicuri oleh orang lain.
Untuk motif pembunuhan, menurut Randi pelaku tegas membunuh ibunya lantaran kesal dan ingin menguasai harta ibunya. "Pelaku sakit hati kepada korban, karena sering dimarahi. Selain itu pelaku juga ingin menguasai harta ibunya, yaitu emas dan harta lainya," pungkas Randi.
(eyt)
Lihat Juga :