Modus Ruqyah, Korban Cabul Marbot Masjid di Depok Bertambah 2 Bocah

Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:14 WIB
loading...
Modus Ruqyah, Korban...
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno. Foto/SINDOnews/R Ratna Purnama
A A A
DEPOK - Korban pencabulan yang dilakukan AS (47), marbot masjid di Depok tak hanya satu. Penyidik Polres Metro Depok menyebut korban ada tiga orang namun hanya satu orang yang baru melapor ke polisi.

“Korban tiga orang, tapi yang melapor satu. Kami dalami ya, tapi mereka mengaku diperlakukan yang sama, tapi modus operandinya kami dalami lagi,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno, Sabtu (25/6/2022).

Ketiga korban adalah laki-laki. Usianya sekitar 13 tahunan. Sementara ini yang melapor adalah NF (13). Belum diketahui kapan seluruh korban mengalami pelecehan karena dua korban lainnya masih belum mau bicara.

Terungkapnya kasus ini bermula ketika NF menceritakan apa yang dilakukan AS kepada orang tuanya pada Selasa (21/6/2022) lalu. Kemudian orang tua NF melapor dan AS pun segera diamankan. Baca juga: Modus Ruqyah Alat Kelamin, Marbot Masjid di Depok Cabuli Anak 13 Tahun

“Kejadiannya berawal di hari Selasa 21 Juni pukul 21.00 WIB. Disitu orang tua korban bersama dengan warga mengamankan seseorang yang diduga melakukan perbuatan cabul anak di bawah umur. Jadi diamanin kemudian dibawa ke Polres,” ungkapnya.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap AS. Setelah itu baru terungkap bahwa AS memang melakukan perbuatan pelecehan terhadap NF. “Terlapor merupakan marbot masjid yang juga imam di masjid tersebut,” bebernya.



NF dikenal sebagai pribadi yang baik oleh warga dan jamaah. Selain menjadi marbot dan imam, NF juga sering mengajarkan anak-anak tentang ilmu agama. NF juga bisa melakukan ruqyah. NF kemudian menawarkan pada AS untuk ruqyah dengan alasan AS ada masalah dan dibersihkan. Baca juga: Berdalih Ruqyah, Oknum Ustaz ini Setubuhi Perempuan Hamil Muda

“Terlapor mengajak korban ke salah satu ruangan masjid yang biasanya digunakan untuk beristirahat oleh terlapor. Kemudian terlapor membuka celana korban kemudian melakukan tindakan pencabulan,” katanya.

Saat ini korban masih mengalami trauma. Korban sudah menjalani visum namun hasilnya belum keluar. “Sementara karena korban trauma psikis, kalau visum fisiknya belum keluar. Tapi korban mengalami trauma psikis dari hasil pemeriksaan psikologi,” jelasnya.

Korban akan mendapatkan pendampingan untuk trauma healing. Polisi sudah berkordinasi dengan unit terkait untuk pendampingan korban. “Ada (pendampingan), kita hubungi dariinstansi yang bersangkutan untuk trauma healing,” pungkasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Rehabilitasi 500...
MUI Rehabilitasi 500 Rumah Guru Ngaji dan Marbot Terdampak Bencana Sumatera
Child Grooming Sulit...
Child Grooming Sulit Diungkap, Komnas PA: Pelaku Baru Bisa Dijerat Kalau Sudah Terjadi Kekerasan
Keistimewaan Surat Al...
Keistimewaan Surat Al Fatihah sebagai Ayat Ruqyah, Simak di Sini!
Rekomendasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved