Banom PKB Sulsel Pulangkan Korban Perdagangan Manusia ke Sulbar

Jum'at, 24 Juni 2022 - 17:14 WIB
loading...
Banom PKB Sulsel Pulangkan...
Badan Otonom (Banom) PKB, Gerakan Aliansi Rakyat Daerah Buruh Migran Indonesia (Garda BMI) Sulsel berhasil memulangkan Wahyuni, pekerja migran Indonesia yang bekerja di Arab Saudi. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Badan Otonom (Banom) PKB, Gerakan Aliansi Rakyat Daerah Buruh Migran Indonesia (Garda BMI) Sulsel berhasil memulangkan Wahyuni, pekerja migran Indonesia yang bekerja di Arab Saudi diduga korban human trafficking atau perdagangan manusia.

Ketua Garda BMI Sulsel, Andi Anwar Purnomo mengatakan, agen-agen perekrut buruh migran ini, tidak memiliki standar panduan kerja. Malahan jika ada tuntutan keluarga untuk memulangkan buruh migran dari Arab Saudi, agensi ini suka berkelit.

Baca Juga: Kemnaker Menggali Tantangan Penempatan Pekerja Migran

"Mereka selalu berargumentasi dan membela diri tanpa rasa kemanusiaan. Mereka mengaku telah memfasilitasi ratusan PMI (Pekerja Migran Indonesia) ke Arab Saudi, salah satunya Wahyuni ini," katanya.

Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad mengapresiasi langkah anggotanya bisa memulangkan Wahyuni, PMI asal Sulbar. Meski Wahyuni bukan berasal dari Sulsel.

"Alhamdulilah, kali ini Garda BMI PKB Sulsel menorehkan prestasi atas upaya pemulangan Wahyuni. Dengan alasan kemanusiaan sahabat-sahabat Garda BMI tetap mengurus Wahyuni meski di luar wilayah kerjanya dengan bekerjasama dengan DPP Garda BMI dan Garda BMI Banten," ungkap Azhar.

Dia menuturkan, memang banyak perusahaan ilegal yang motifnya perdagangan manusia dengan agensi di seluruh dunia. Khususnya di Indonesia, salah satunya di Polman.

"Jadi domisili perusahaannya banyak di Dubai, Riyadh dan lainnya. Distribusi tenaga kerja wanita dari Dubai paling mayoritas. Distribusi ke berbagai negara-negara kawasan Arab secara ilegal atau visa ziarah (wisata)," terang anggota DPRD Sulsel ini.

Azhar pun mendorong pemerintah harus tegas menindak semua perusahaan dan agensi-agensi yang merekrut tenaga kerja ilegal. Pemerintah dan penegak hukum wajib menangkap dan mengadili para agensi yang terlibat perdagangan manusia.

"Jangan berikan tempat nyaman dan lindungi untuk mereka-mereka yang terlibat dalam perdagangan, perbudakan dan eksploitasi manusia. Karena perilaku seperti itu tidak memanusiakan manusia jadi harus dihentikan," tandas Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel.

Baca Juga: Kolaborasi Bersama Lindungi Pekerja Migran Indonesia

Pengurus DPC PKB Polman, Wahidah mengapresiasi kinerja Garda BMI Sulsel yang telah mengurus dan memulangkan Wahyuni. Ia berjanji akan mengawal korban sampai kampung halaman hingga bertemu dengan keluarganya.

"Terkait human trafficking di Kabupaten Polman dan Sulawesi Barat pada umumnya akan kami kejar terus perusahaan dan sponsor-sponsor sampai ke akar-akarnya dengan kekuatan kader-kader. Badan Otonom di Polman bakal bekerjasama dengan pihak kepolisian," tambah Wahidah.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 217 PMI dari Depot Imigrasi ke Tanah Air
Berantas TPPO di Bandara...
Berantas TPPO di Bandara Ahmad Yani, Imigrasi Semarang Perketat Pengawasan
Polda Riau Kembali Gagalkan...
Polda Riau Kembali Gagalkan Pengiriman PMI Ilegal ke Malaysia
Caketum IA ITB Puja...
Caketum IA ITB Puja Pramudya Temui Wamen P2MI Bahas Peluang Kerja di Luar Negeri
Waspada! Agen Ilegal...
Waspada! Agen Ilegal Pekerja Migran Incar Lulusan SMA di Sumbawa
KSPSI Lantik William...
KSPSI Lantik William Yani sebagai Ketua Umum SP IMPPI Periode 2025-2030
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Rekomendasi
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Berita Terkini
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved