Bupati Gowa Minta IDI Turut Andil Turunkan Kematian Ibu dan Anak
Jum'at, 24 Juni 2022 - 12:19 WIB
loading...
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menghadiri Muscab IDI Gowa di Baruga Tinggimae, Rujab Bupati Gowa. Foto/Istimewa
A
A
A
GOWA - Angka kematian Ibu Anak dan Stunting masih tinggi di Indonesia termasuk di Kabupaten Gowa. Oleh karena itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meminta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gowa berperan aktif dan berkolaborasi dengan Pemkab Gowa untuk memerangi persoalan tersebut.
"Dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul pendidikan dan kesehatan harus jalan beriringan sehingga IDI diharapkan mengambil peran dan berkolaborasi dengan Pemkab mengurangi kematian Ibu dan Anak sekaligus menurunkan angka stunting di Gowa," ungkap Bupati Adnan saat membuka Muscab IDI Gowa di Baruga Tinggimae, Rujab Bupati Gowa .
Baca Juga: Bupati Gowa Optimistis Pakatto Bakal Ditetapkan Jadi Desa Antikorupsi
Orang nomor satu di Gowa itu mengatakan, salah satu cara untuk mencerdaskan bangsa bukan hanya pendidikan tapi juga kesehatannya. Sehingga saat ini tidak lagi dilakukan secara individu melainkan melalui kolaborasi untuk memajukan Kabupaten Gowa.
"Pemerintah tidak bisa jalan sendiri tapi harus berkolaborasi dengan semua pihak yang ada. Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi Pemkab Gowa dan IDI untuk berkolaborasi dan berkontribusi untuk Kabupaten Gowa termasuk melakukan pemetaan kebutuhan dokter kita," jelas Adnan.
"Dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul pendidikan dan kesehatan harus jalan beriringan sehingga IDI diharapkan mengambil peran dan berkolaborasi dengan Pemkab mengurangi kematian Ibu dan Anak sekaligus menurunkan angka stunting di Gowa," ungkap Bupati Adnan saat membuka Muscab IDI Gowa di Baruga Tinggimae, Rujab Bupati Gowa .
Baca Juga: Bupati Gowa Optimistis Pakatto Bakal Ditetapkan Jadi Desa Antikorupsi
Orang nomor satu di Gowa itu mengatakan, salah satu cara untuk mencerdaskan bangsa bukan hanya pendidikan tapi juga kesehatannya. Sehingga saat ini tidak lagi dilakukan secara individu melainkan melalui kolaborasi untuk memajukan Kabupaten Gowa.
"Pemerintah tidak bisa jalan sendiri tapi harus berkolaborasi dengan semua pihak yang ada. Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi Pemkab Gowa dan IDI untuk berkolaborasi dan berkontribusi untuk Kabupaten Gowa termasuk melakukan pemetaan kebutuhan dokter kita," jelas Adnan.
Lihat Juga :