Ridwan Kamil Sebut Puncak Kasus Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Diprediksi Juli 2022

Rabu, 22 Juni 2022 - 17:38 WIB
loading...
Ridwan Kamil Sebut Puncak...
Peningkatan kasus COVID-19 yang dipicu kemunculan subvarian omicron BA.4 dan BA.5 di Jabar diprediksi terjadi Juli 2022. Foto/Ilustrasi/Dok
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat , Ridwan Kamil menyatakan, berdasarkan kajian epidemiologi, peningkatan kasus COVID-19 yang dipicu subvarian omicron BA.4 dan BA.5 di Jabar diprediksi terjadi pada Juli 2022. Setelah itu, kurva pandemi diprediksi kembali melandai.

"Prediksi puncaknya di bulan Juli menurut hitungan ilmu, setelah Juli nanti turun lagi," ujar Ridwan Kamil seusai Rapat Komite Penanganan COVID-19 Jabar di Gedung Sate Bandung, Kota Bandung, Rabu (22/6/2022). Baca juga: Ridwan Kamil Resmikan Sumedang Creative Center, Beli Lukisan Diri dan Keluarga Saat di Sungai Aare



Menurut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil , peningkatan kasus baru di tengah pelonggaran aktivitas masyarakat semakin menegaskan bahwa virus ini tak akan hilang sebagaimana strain utamanya sudah ada sejak ratusan tahun. Varian baru, kata Kang Emil, akan datang dan pergi dengan pola serupa.

"Hal begini akan mengiringi, makanya dari awal kita sampaikan COVID-19 tidak akan hilang sama sekali, akan datang dan pergi dengan pola sama. Maka, kuncinya adalah protokol kesehatan dan vaksinasi," tegasnya.

Saat ini, kasus COVID-19, khususnya di Pulau Jawa meningkat seiring kemunculan subvarian omicron BA.4 dan BA.5. Di Jabar, per 21 Juni 2022, total kasus aktif COVID-19 mencapai 1.820 orang atau meningkat 199 orang dengan penyebaran kasus terkonsentrasi di wilayah Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi) dan Kota Bandung, yakni sebanyak 88 persen dari total seluruh wilayah.

"88 persen masih Bodebek seiring kedekatan dengan DKI Jakarta, kemudian Kota Bandung," sebutnya. Baca juga: Ridwan Kamil: Pastikan Penanganan PMK di Jabar Maksimal

Namun demikian, lanjut Kang Emil, peningkatan kasus ini masih dalam rentang kendali. Indikatornya adalah tingkat keterisian rumah sakit oleh pasien COVID-19 (BOR) di Jabar saat ini masih di angka 1 persen. "Masih dalam rentang kendali, rumah sakit di angka 1 persen kira-kira masih baik," katanya.

Terlebih, cakupan vaksinasi di Jahat cukup tinggi. Dia menyebut, target 37 juta warga Jabar yang harus divaksin sudah tercapai. "Jabar dosis 1 dan 2 sudah mendekati 100 persen, terus dosis 3 sudah 30 persen, menandakan mayoritas dari 37 juta itu sudah tercapai," katanya.

Tidak hanya itu, angka fatalitas di Jabar juga terbilang rendah dibanding Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Padahal, populasi Jabar hampir 50 juta jiwa atau terbesar se-Indonesia.

"Jadi orang Jabar kalau diperbandingkan fatalitasnya komorbidnya lebih sedikit, lebih sehat. Jumlah kasus konfirmasi banyak, kedua setelah Jakarta, yang meninggal hanya setengah Jatim dan Jateng," benernya.

Per hari ini, tambah Kang Emil, seluruh kabupaten dan kota di Jabar masih berstatus PPKM level 1. Aturan pengetatan aktivitas pun disesuaikan dengan status PPKM yang berbasis data. Status PPKM akan meningkat ke level 2 bila terjadi peningkatan kasus signifikan, khususnya di Bodebek dan Bandung Raya.

"Kalau level 1, maka berlaku semua pelongaran level 1. Kecuali nanti di daerah Bodebek naik ke level 2, level 3,maka pengetatan terjadi sesuai levelnya. Kuncinya adalah masyarakat harus sadar diri kalau ada potensi terlalu berdesak-desakan maskernya dipakai, jadi lebih kepada melatih mereka supaya lebih sensitif saja," tandasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Kemendagri Bakal Batalkan...
Kemendagri Bakal Batalkan Surat Edaran Soal Larangan Truk Sumbu 3 Jika Tak Sesuai Hukum
Kisah Cinta Atalia Praratya...
Kisah Cinta Atalia Praratya - Ridwan Kamil selama 29 Tahun Bakal Berakhir di Januari 2026?
Isu Perempuan Lain Jadi...
Isu Perempuan Lain Jadi Pemicu Gugatan Cerai ke Ridwan Kamil, Ini Respons Atalia
Atalia Praratya Datang...
Atalia Praratya Datang saat Sidang Cerai dengan Ridwan Kamil: Doain Saja Ya!
Masyarakat Desak Gubernur...
Masyarakat Desak Gubernur Jabar Atasi Macet Horor di Cileungsi
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
Ramadan Pertama Tanpa...
Ramadan Pertama Tanpa Ridwan Kamil, Atalia Praratya Pilih Fokus Ibadah
Rekomendasi
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Berita Terkini
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Infografis
Perketat Prokes! Ini...
Perketat Prokes! Ini Gejala-Gejala Varian Baru BA.4 dan BA.5
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved