Bupati Gowa Harap Buku Catatan Covid Jadi Referensi Generasi Mendatang
Rabu, 22 Juni 2022 - 14:35 WIB
loading...
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berbicara di depan peserta peluncuran Buku Catatan Covid-19 karya Wahyudi Muchsin, Selasa 21 Juni 2021. Foto: Humas Pemkab Gowa
A
A
A
GOWA - Buku Catatan Covid-19 karya dr Wahyudi Muchsin resmi diluncurkan di atas Kapal Phinisi, Makassar, Selasa 21 Juni 2022 kemarin. Bupati Gowa , Adnan Purichta Ichsan hadir dalam peluncuran tersebut.
Bupati Adnan mengapresiasi buku yang ditulis Dokter Koboi, sapaan dr. Wahyudi Muchsin. Apalagi menurut Adnan, dalam buku tersebut juga mengangkat program Gerakan Sejuta Masker yang digagas Pemkab Gowa dan menjadi percontohan nasional.
Baca juga: Bupati Gowa Harap FKUB Mampu Ciptakan Situasi Aman dan Tenteram
“Selamat atas launching bukunya Dokter Koboi. Terima kasih juga telah mengapresiasi inovasi Pemkab Gowa dalam penanganan Covid-19 karena masuk dalam buku tersebut. Semoga Buku Catatan Covid-19 Dokter Koboi, bisa menjadi referensi bagi generasi yang akan datang,” ucap Adnan.
Dirinya juga menyampaikan selamat atas penghargaan yang diterima dari Lembaga Prestasi Indonesia dan Dunia (LEPRID). Karena launching ini dianggap yang pertama kali dilakukan di Indonesia.
“Launching buku di gedung sudah biasa, tapi ini launching bukunya di Kapal Pinisi , Makanya dapat piagam penghargaan dari LEPRID, sebab masuk kategori pertama di atas kapal,” ungkapnya.
Sementara itu, dr Wachyudi Muchsin, mengapresiasi dukungan semua pihak atas terbitnya buku ini. Dirinya berharap buku ini dapat bermanfaat untuk semua orang yang membeli dan membaca buku catatan tersebut.
Baca juga: Pemprov Kucurkan Bantuan Rp12,4 M untuk Gowa: Dipakai Benahi Jalan dan Drainase
Diriya menjelaskan, buku setebal 148 halaman ini berisi tentang pengalamannya selama terlibat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di dua tahun terakhir ini. Buku ini diedit jurnalis senior Fachruddin Palapa dan Faisal Syam.
"Hanya mencoba menulis di media sosial pengalaman selama aktif menangani Covid-19 namun tim editor melihat ada sesuatu yang perlu dituliskan dalam sebuah buku sebagai warisan ilmu kepada siapa saja, maka jadilah buku sederhana ini," kata Wahyudi.
Yudi menambahkan, penerbitan buku ini juga mengandung misi sosial. Semua hasil penjualan buku disumbangkan ke Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia di Makassar.
“Jadi masyarakat yang tertarik membeli buku ini diminta langsung mentransfer pembayarannya ke rekening BNI 4456.4456.57 a.n Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia,” ungkapnya.
Baca juga: Utus 56 Atlet Pelajar, Gowa Ikuti 7 Cabor di Popda Sulsel
Pada kesempatan ini Bupati Gowa juga menerima penghargaan dari LEPRID yang diserahkan oleh Ketua Umum LEPRID, Paulus Pangka. Penghargaan ini diberikan kepada Bupati Gowa atas dukungannya terhadap Lauching Buku Catatan Covid-19 Dokter Koboi di atas Kapal Phinisi.
Di atas Kapal Pinisi penganugerahan piagam dan medali atas pemecahan rekor Launching buku Catatan Covid-19 Dokter Koboi pertama di Indonesia juga diberikan kepada Andi Majdah M Zain, Rektor Universitas Islam Makassar, Causa Iman Karana selaku Ketua Badan Musyawarah Perbankan Daerah Sulsel, H Kuswiyoto Direktur Utama Pegadaian Indonesia 2019-2022 dan dr Wachyudi Muchsin.
Bupati Adnan mengapresiasi buku yang ditulis Dokter Koboi, sapaan dr. Wahyudi Muchsin. Apalagi menurut Adnan, dalam buku tersebut juga mengangkat program Gerakan Sejuta Masker yang digagas Pemkab Gowa dan menjadi percontohan nasional.
Baca juga: Bupati Gowa Harap FKUB Mampu Ciptakan Situasi Aman dan Tenteram
“Selamat atas launching bukunya Dokter Koboi. Terima kasih juga telah mengapresiasi inovasi Pemkab Gowa dalam penanganan Covid-19 karena masuk dalam buku tersebut. Semoga Buku Catatan Covid-19 Dokter Koboi, bisa menjadi referensi bagi generasi yang akan datang,” ucap Adnan.
Dirinya juga menyampaikan selamat atas penghargaan yang diterima dari Lembaga Prestasi Indonesia dan Dunia (LEPRID). Karena launching ini dianggap yang pertama kali dilakukan di Indonesia.
“Launching buku di gedung sudah biasa, tapi ini launching bukunya di Kapal Pinisi , Makanya dapat piagam penghargaan dari LEPRID, sebab masuk kategori pertama di atas kapal,” ungkapnya.
Sementara itu, dr Wachyudi Muchsin, mengapresiasi dukungan semua pihak atas terbitnya buku ini. Dirinya berharap buku ini dapat bermanfaat untuk semua orang yang membeli dan membaca buku catatan tersebut.
Baca juga: Pemprov Kucurkan Bantuan Rp12,4 M untuk Gowa: Dipakai Benahi Jalan dan Drainase
Diriya menjelaskan, buku setebal 148 halaman ini berisi tentang pengalamannya selama terlibat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di dua tahun terakhir ini. Buku ini diedit jurnalis senior Fachruddin Palapa dan Faisal Syam.
"Hanya mencoba menulis di media sosial pengalaman selama aktif menangani Covid-19 namun tim editor melihat ada sesuatu yang perlu dituliskan dalam sebuah buku sebagai warisan ilmu kepada siapa saja, maka jadilah buku sederhana ini," kata Wahyudi.
Yudi menambahkan, penerbitan buku ini juga mengandung misi sosial. Semua hasil penjualan buku disumbangkan ke Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia di Makassar.
“Jadi masyarakat yang tertarik membeli buku ini diminta langsung mentransfer pembayarannya ke rekening BNI 4456.4456.57 a.n Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia,” ungkapnya.
Baca juga: Utus 56 Atlet Pelajar, Gowa Ikuti 7 Cabor di Popda Sulsel
Pada kesempatan ini Bupati Gowa juga menerima penghargaan dari LEPRID yang diserahkan oleh Ketua Umum LEPRID, Paulus Pangka. Penghargaan ini diberikan kepada Bupati Gowa atas dukungannya terhadap Lauching Buku Catatan Covid-19 Dokter Koboi di atas Kapal Phinisi.
Di atas Kapal Pinisi penganugerahan piagam dan medali atas pemecahan rekor Launching buku Catatan Covid-19 Dokter Koboi pertama di Indonesia juga diberikan kepada Andi Majdah M Zain, Rektor Universitas Islam Makassar, Causa Iman Karana selaku Ketua Badan Musyawarah Perbankan Daerah Sulsel, H Kuswiyoto Direktur Utama Pegadaian Indonesia 2019-2022 dan dr Wachyudi Muchsin.
(luq)
Lihat Juga :