300 Ternak Sapi di Simalungun Positif PMK, Peternak Dilarang Bawa Hewan dari Luar
Sabtu, 18 Juni 2022 - 14:54 WIB
loading...
Peternak sapi di desa Bangun, kecamatan Gunung Malela, kabupaten Simalungun, Thaleb sedang melakukan pembersihan kandang ternaknya. Foto SINDOnews
A
A
A
SIMALUNGUN - Dinas Peternakan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Hanpang) Pemkab Simalungun menangani sekitar 300 ekor ternak lembu yang positif penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kepala Dinas Peternakan Perikanan, Peternakan dan Hanpang Pemkab Simalungun Robert Pangaribuan yang dihubungi Sabtu (18/6/2022) mengatakan, pihaknya terus memberikan penyuluhan kepada peternak sapi untuk meningkatkan pemberian vitamin kepada ternaknya untuk mengantisipai terjangkit PMK.
"Sampai saat ini sudah ditangani sekitar 300 ekor ternak sapi yang positif PMK, dan sudah sembuh," ujar Robert. Baca juga: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Berkurban di Tengah Wabah PMK, Ini Saran Dokter Hewan
Robert mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan penyebaran PMK di Kabupaten Simalungun berkordinasi dengan pihak terkait dan kepala desa, sehingga jika ditemukan kasus suspect penanganannya dapat dengan cepat dilakukan.
Kepala Dinas Peternakan Perikanan, Peternakan dan Hanpang Pemkab Simalungun Robert Pangaribuan yang dihubungi Sabtu (18/6/2022) mengatakan, pihaknya terus memberikan penyuluhan kepada peternak sapi untuk meningkatkan pemberian vitamin kepada ternaknya untuk mengantisipai terjangkit PMK.
"Sampai saat ini sudah ditangani sekitar 300 ekor ternak sapi yang positif PMK, dan sudah sembuh," ujar Robert. Baca juga: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Berkurban di Tengah Wabah PMK, Ini Saran Dokter Hewan
Robert mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan penyebaran PMK di Kabupaten Simalungun berkordinasi dengan pihak terkait dan kepala desa, sehingga jika ditemukan kasus suspect penanganannya dapat dengan cepat dilakukan.
Lihat Juga :