2 Bobotoh Tewas Terinjak-injak di Stadion GBLA, Wali Kota Minta Panpel Evaluasi

Sabtu, 18 Juni 2022 - 14:21 WIB
loading...
2 Bobotoh Tewas Terinjak-injak di Stadion GBLA, Wali Kota Minta Panpel Evaluasi
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Foto: Agung/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyesalkan insiden tewasnya dua Bobotoh jelang laga Persib Bandung-Persebaya Surabaya, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (17/6/2022) malam.

Yana pun menyempatkan hadir di rumah duka untuk bertakziah dan mendoakan almarhum Asep Ahmad Solihin, salah satu Bobotoh yang tewas diduga akibat berdesakan dan terinjak-injak penonton yang memaksa masuk ke dalam Stadion GBLA.

Meski begitu, Yana meyakini, insiden ini pun tak lepas dari takdir Allah SWT. Dia bersyukur karena pihak keluarga korban pun telah ikhlas menerima insiden memilukan ini.

Baca juga: Viking Persib Club Berduka, 2 Orang Bobotoh Meninggal Dunia

"Kita yakini lah, bahwa ini memang qadarullah dan tadi alhamdulillah pihak keluarga juga sudah menerima musibah ini atau qadarullah ini sebagai takdir Allah dan ikhlas menerima musibah ini," ungkap Yana, di rumah duka kawasan Cibaduyut, Kota Bandung, Sabtu (18/1/2022).

Terkait insiden tersebut, Yana mengaku belum bisa memberikan komentarnya lebih jauh. Menurutnya, pihak yang lebih berkompeten untuk menyampaikan hal itu adalah panitia pelaksana (panpel).

"Tapi mudah-mudahan ini menjadi pelajaran karena setelah dua tahun Persib tidak melakukan pertandingan di rumahnya atau homebase-nya, sehingga terjadi euforia yang luar biasa dari para Bobotoh, mudah-mudahan tidak terjadi lagi hal seperti ini," kata Yana.

Baca: 2 Bobotoh Tewas di Stadion GBLA, Umuh Muchtar: Jangan Saling Menyalahkan

"Mari kita doakan almarhum tentunya wafat dalam keadaan husnul khatimah dan kita doakan juga Persib tetap bisa menjalani kompetisi pramusim, sehingga bisa jadi juara dan mudah-mudahan itu jadi hadiah buat kita semua," sambung dia.

Terkait evaluasi dan sanksi bagi panpel, Yana menjelaskan bahwa evaluasi tentu bakal dilakukan, terutama oleh panpel. Terlebih, kata Yana, Kota Bandung kini menerapkan PPKM level 1 di mana kapasitas maksimal gedung untuk berbagai acara, termasuk pertandingan sepakbola dibatasi hanya 75 persen.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1374 seconds (11.210#12.26)