2 ASN Satpol PP di Natuna Makan Gaji Buta, Sejak Desember 2021 Tak Masuk Kerja
Jum'at, 17 Juni 2022 - 20:56 WIB
loading...
Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Natuna, disinyalir makan gaji buta alias tidak pernah masuk namun menerima gaji rutin setiap bulan. Foto/iNews TV/Alfie Al Rasyid
A
A
A
NATUNA - Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Natuna, diduga tidak pernah masuk kerja namun tetap menerima gaji secara utuh alias makan gaji buta. Keduanya berinisial DN dan CL, salah satunya sudah tidak masuk kerja sejak Desember 2021.
Baca juga: Ungkap 3 Masalah SDM di Birokrasi, Kemendagri: Hanya 20% ASN yang Bisa Diandalkan
Kedua ASN yang diduga makan gaji buta ini, merupakan staf pelaksana dan pejabat fungsional di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Natuna., Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala Satpol PP Kabupaten Natuna, Irlizar mengatakan, perbuatan kedua ASN tersebut tidak mencerminkan tindakan terpuji seperti disiplin dan mengayomi masyarakat. Satpol PP bagian dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), harusnya memiliki kedisiplinan tinggi.
Baca juga: Tangis Pecah di Wisuda UIN Sunan Kalijaga, Ibu Asal Surabaya Wakili Putrinya yang Meninggal
Selain itu, ulah dua ASN itu menimbulkan kecemburuan bagi ASN lain di lingkungan Pemkab Natuna. "Satpol PP sebagai bagian PPNS. Harusnya mereka mengayomi masyarakat atau pemerintah. Kita harus contohkan kedisiplinan," ujar Irlizar, Jumat (17/06/2022).
Baca juga: Ungkap 3 Masalah SDM di Birokrasi, Kemendagri: Hanya 20% ASN yang Bisa Diandalkan
Kedua ASN yang diduga makan gaji buta ini, merupakan staf pelaksana dan pejabat fungsional di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Natuna., Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala Satpol PP Kabupaten Natuna, Irlizar mengatakan, perbuatan kedua ASN tersebut tidak mencerminkan tindakan terpuji seperti disiplin dan mengayomi masyarakat. Satpol PP bagian dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), harusnya memiliki kedisiplinan tinggi.
Baca juga: Tangis Pecah di Wisuda UIN Sunan Kalijaga, Ibu Asal Surabaya Wakili Putrinya yang Meninggal
Selain itu, ulah dua ASN itu menimbulkan kecemburuan bagi ASN lain di lingkungan Pemkab Natuna. "Satpol PP sebagai bagian PPNS. Harusnya mereka mengayomi masyarakat atau pemerintah. Kita harus contohkan kedisiplinan," ujar Irlizar, Jumat (17/06/2022).
Lihat Juga :