8 Wilayah Blank Spot di Lutim Segera Terkoneksi Jaringan Seluler
Rabu, 15 Juni 2022 - 19:43 WIB
loading...
Kepala Dinas Kominfo SP Lutim Hamris Darwis menyebut ada 8 wilayah blank spot di daerahnya yang segera terkoneksi jaringan seluler pada tahun ini. Foto/Dok Pemkab Luwu Timur
A
A
A
LUWU TIMUR - Sebanyak 8 desa lingkup Kabupaten Luwu Timur (Lutim) yang tercatat masuk wilayah blank spot segera terkoneksi jaringan seluler. Rencananya, realisasi masuknya jaringan internet itu akan dilakukan pada tahun ini.
Kepala Dinas Kominfo SP Lutim , Hamris Darwis, menyebut 8 wilayah blank spot itu meliputi Desa Batu Putih (Burau), Desa Tarabbi (Malili), Desa Kawata, Parumpanai, dan Balambano (Wasuponda), Desa Masiku (Towuti), Desa Nuha dan Desa Matano (Nuha).
Baca Juga: Pemkab Luwu Timur Genjot Pembangunan Infrastruktur di Malili
Menurut Hamris, hal tersebut akan dilakukan dengan adanya pembangunan menara telekomunikasi oleh operator seluler melalui program non 3T (Kementerian Kominfo RI).
Dimana, kata Hamris, menara telekomunikasi itu diharapkan dapat difungsikan pada Agustus 2022 mendatang.
“Khusus untuk Desa Matano, selain dilakukan percepatan pembangunan menara kita juga telah berkoordinasi dengan pihak provider telekomunikasi (telkomsel) untuk memasang BTS Temporary di Desa Matano terkait kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Sandiaga Uno dalam rangka Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022," ucap dia.
Kepala Bidang Telematika dan Persandian Dinas Kominfo-SP, Arief Fadillah Amier, menambahkan untuk Desa Batu Putih (Burau), operator seluler yang akan melayani wilayah tersebut adalah SmartFren. Sedangkan di Desa Masiku, menara telekomunikasinya dibangun oleh Daya Mitra Telekomunikasi dengan operator seluler Telkomsel.
Kepala Dinas Kominfo SP Lutim , Hamris Darwis, menyebut 8 wilayah blank spot itu meliputi Desa Batu Putih (Burau), Desa Tarabbi (Malili), Desa Kawata, Parumpanai, dan Balambano (Wasuponda), Desa Masiku (Towuti), Desa Nuha dan Desa Matano (Nuha).
Baca Juga: Pemkab Luwu Timur Genjot Pembangunan Infrastruktur di Malili
Menurut Hamris, hal tersebut akan dilakukan dengan adanya pembangunan menara telekomunikasi oleh operator seluler melalui program non 3T (Kementerian Kominfo RI).
Dimana, kata Hamris, menara telekomunikasi itu diharapkan dapat difungsikan pada Agustus 2022 mendatang.
“Khusus untuk Desa Matano, selain dilakukan percepatan pembangunan menara kita juga telah berkoordinasi dengan pihak provider telekomunikasi (telkomsel) untuk memasang BTS Temporary di Desa Matano terkait kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Sandiaga Uno dalam rangka Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022," ucap dia.
Kepala Bidang Telematika dan Persandian Dinas Kominfo-SP, Arief Fadillah Amier, menambahkan untuk Desa Batu Putih (Burau), operator seluler yang akan melayani wilayah tersebut adalah SmartFren. Sedangkan di Desa Masiku, menara telekomunikasinya dibangun oleh Daya Mitra Telekomunikasi dengan operator seluler Telkomsel.
Lihat Juga :