Anak Penderita Thalassemia di Wajo Dapat Bantuan dari Relawan Andalan Peduli
Selasa, 14 Juni 2022 - 20:58 WIB
loading...
Relawan Andalan Peduli saat menyalurkan bantuan kepada anak penderita Thalassemia di Wajo. Foto: Istimewa
A
A
A
WAJO - Erlangga Putra Lukman, bocah usia 9 tahun penderita penyakit langkah Thalassemia, yang berasal dari Desa Buriko, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo kini bisa tersenyum usai mendapat bantuan pengobatan dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman
Bantuan tersebut diserahkan Gubernur Sulsel melalui tim relawan Andalan Sulsel Peduli, Selasa (14/6/2022). Salah seorang perwakilan dari Andalan Sulsel Peduli, Andi Aryani menjelaskan, beberapa bantuan yang diserahkan Gubernur Sulsel merupakan uang tunai.
Baca Juga: DPRD Wajo Serahkan Usulan Ranperda Inisiatif Kepada Pemkab Wajo
Uang tersebut nanti akan digunakan orang tua Erlangga untuk mengobati putranya yang harus rutin mencuci darah akibat penyakit yang diderita.
"Alhamdulillah, hari ini bantuan dari bapak Gubernur Sulsel sudah kami serahkan kepada orang tua Erlangga, nantinya uang itu akan dipakai untuk membiayai pengobatan Erlangga," ujarnya.
Menurut Aryani, pihak keluarga dari Erlangga saat ini mengaku kesulitan biaya akibat besarnya biaya pengobatan yang harus dibayar, sebab Erlangga setiap bulannya harus melakukan cuci darah di Kota Makassar.
Erlangga saat ini hidup bersama ibunya, yang sehari-hari hanya berjualan kue untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Sedangkan ayah dari Erlangga telah meninggal dunia.
Bantuan tersebut diserahkan Gubernur Sulsel melalui tim relawan Andalan Sulsel Peduli, Selasa (14/6/2022). Salah seorang perwakilan dari Andalan Sulsel Peduli, Andi Aryani menjelaskan, beberapa bantuan yang diserahkan Gubernur Sulsel merupakan uang tunai.
Baca Juga: DPRD Wajo Serahkan Usulan Ranperda Inisiatif Kepada Pemkab Wajo
Uang tersebut nanti akan digunakan orang tua Erlangga untuk mengobati putranya yang harus rutin mencuci darah akibat penyakit yang diderita.
"Alhamdulillah, hari ini bantuan dari bapak Gubernur Sulsel sudah kami serahkan kepada orang tua Erlangga, nantinya uang itu akan dipakai untuk membiayai pengobatan Erlangga," ujarnya.
Menurut Aryani, pihak keluarga dari Erlangga saat ini mengaku kesulitan biaya akibat besarnya biaya pengobatan yang harus dibayar, sebab Erlangga setiap bulannya harus melakukan cuci darah di Kota Makassar.
Erlangga saat ini hidup bersama ibunya, yang sehari-hari hanya berjualan kue untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Sedangkan ayah dari Erlangga telah meninggal dunia.
Lihat Juga :