Ribuan Tenaga Honorer di Maros Terancam Diberhentikan

Kamis, 09 Juni 2022 - 16:33 WIB
loading...
Ribuan Tenaga Honorer...
Sekitar 4.000 lebih tenaga honorer di Lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Maros, terancam diberhentikan pada tahun 2023 mendatang. Foto: Sindonews/Ilustrasi
A A A
MAROS - Sekitar 4.000 lebih tenaga honorer di Lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Maros, terancam diberhentikan pada tahun 2023 mendatang.

Itu setelah adanya surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB RI) terkait status Kepegawaian di lingkungan instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemkab Maros mulai mendata tenaga honorer atau Non Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga: THR 7.000 ASN Maros Dibayarkan, Bupati Maros: Jangan Foya-foya

Berdasarkanc surat Menteri PANRB No B/185/M.SM.02.03/2022 perihal Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, kedepannya tidak ada lagi tenaga honorer dalam lingkup pemerintah daerah .

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni Ab mengatakan, untuk di Kabupaten Maros jumlah non ASN-nya sekitar 4000-an orang.

Dari jumlah tersebut, kata dia, sekitar 2.800 yang tersebar di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Maros, non ASN tenaga kesehatan sekitar 900-an dan selebihnya itu tenaga honorer guru.

Sementara itu Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin mengatakan, selain melakukan pendataan pihaknya masih menunggu regulasi teknisnya seperti apa.

"Jadi kita buat dulu analisa kebutuhan, karena dalam edaran itu sudah jelas semua harus dilakukan ASN. Makanya kita hitung dulu dan lihat kemampuan ASN kita baru menyusun non ASN kita," katanya.

Dia mengatakan, saat ini non ASN yang terdata melalaui BPJS Ketenagakerjaan secara keseluruhan sekitar 4000 lebih.

"Untuk gaji mereka ada yang dari APBN dan APBD . Anggaran belanja untuk honorer kita sekitar Rp90 Miliar," katanya.

Baca Juga: Jumlah Masyarakat Miskin Kabupaten Maros Turun

Mantan Kepala Dinas DLH ini mengatakan, dalam aturan itu para non ASN ini nantinya diarahkan untuk menjadi PPPK. "Jadi mereka ini diarahkan untuk diangkat menjadi PPPK sesuai persyaratan," sebutnya.

Dia jumlah tenaga honorer sekitar 4000 lebih itu sudah masuk didalamnya tenaga kesehatan dan guru.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.800 Honorer Tangsel...
1.800 Honorer Tangsel Belum Digaji sejak Januari 2026, Kini Banyak Terjerat Pinjol!
Senator Filep Terima...
Senator Filep Terima 235 Nakes Honorer Manokwari yang Dirumahkan
Tenaga Honorer di DPRD...
Tenaga Honorer di DPRD Jakarta Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual
2 Bulan Tak Dibayar,...
2 Bulan Tak Dibayar, Ratusan Guru Honorer di Pelalawan Riau Tuntut Pembayaran Gaji
7 Fakta Pemecatan Dwi...
7 Fakta Pemecatan Dwi Citra Weni yang Hina Honorer, Segini Gajinya di PT Timah
Sosok Dwi Citra Weni,...
Sosok Dwi Citra Weni, Karyawan PT Timah Dipecat karena Viral Hina Honorer Pakai BPJS
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Tenaga Honorer R4 Gelar...
Tenaga Honorer R4 Gelar Aksi Damai di Jakarta, Tuntut Pengangkatan dan Afirmasi PPPK
Gaji Dosen Honorer Ternyata...
Gaji Dosen Honorer Ternyata Segini! Cek Kisaran Terbarunya di Sini
Rekomendasi
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Berita Terkini
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved