Polisi Selidiki Kasus Diduga Ojol Cabuli Bocah 6 Tahun di Bekasi

Kamis, 09 Juni 2022 - 16:12 WIB
loading...
Polisi Selidiki Kasus...
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setiawan. Foto: Dok/MPI
A A A
BEKASI - Polisi mulai bergerak atas kasus pelecehan seksual yang menimpa bocah berusia enam tahun di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi . Teranyar, polisi memastikan telah mendatangi rumah korban dan menemui orang tua korban.

"Sudah kita datangi ke rumahnya," kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Kamis (9/6/2022). Baca juga: LPAI Sayangkan Pelaku Pencabulan Anak di Jagakarsa Belum Ditangkap

Gidion mengatakan, pihaknya melakukan penanganan pertama kepada korban. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk menghindari korban menjadi trauma.

"Penanganan pertamanya jangan sampai trauma," jelas dia.

Sementara, hingga kini jajarannya masih berusaha untuk mengidentifikasi pelaku. Hal ini mengingat dari video yang diterimanya belum jelas nomor polisi yang tertera.



"Enggak jelas pelat nomornya," tutup Gidion.

Sebelumnya diberitakan, bocah wanita berusia enam tahun diduga menjadi korban pelecehan seksual di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Bocah tersebut diduga dipaksa oleh pengemudi ojek online (ojol) untuk dicabuli.

Dari video yang diterima MNC Portal Indonesia, perbuatan cabul tersebut dilakukan pada siang hari. Sang bocah dipaksa melakukan onani terhadap alat kelamin diduga driver ojol.

Video tersebut direkam oleh saksi, B (17) saat hendak berangkat sekolah. Perbuatan tersebut langsung direkamnya sebagai barang bukti. Baca juga: Marak Kasus Pencabulan Anak, Polisi Minta Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

“Ada orang saya kira bank keliling, pas dilihatin tangannya nyeleneh. Saya sudah lihat begitu, makanya saya ambil handphone untuk videoin buat bukti,” kata B kepada wartawan, Selasa 7 Juni 2022.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Soal Pendapatan Ojol...
Soal Pendapatan Ojol Turun Usai Potongan 8% Berlaku, Menteri UMKM: Lagi Libur Sekolah
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
Berita Terkini
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved