SOS Children's Village Ajak MNC Group Bersinergi Asuh Anak-Anak Indonesia
Rabu, 08 Juni 2022 - 20:40 WIB
loading...
SOS Childrens Villages Indonesia mengajak MNC Group bersinergi dalam hal mengasuh anak-anak Indonesia. Foto/MPI/Faisal Rahman
A
A
A
JAKARTA - SOS Children's Villages Indonesia mengajak MNC Group bersinergi dalam hal mengasuh anak-anak Indonesia. Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara SOS Children's Villages dengan jajaran MNC Group di Sindo Auditorium, Gedung Sindo, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (8/6/2022).
SOS Children's Villages Indonesia merupakan sebuah asosiasi lembaga non pemerintah yang fokus memberikan pengasuhan alternatif kepada anak-anak yang kehilangan orang tuanya di 136 negara di dunia. SOS sendiri baru berdiri di Indonesia pada tahun 1972.
Lembaga ini telah membantu anak-anak Indonesia di 11 kota yaitu Lembang, Jakarta, Semarang, Bali, Flores, Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Bogor, Yogyakarta, dan Palu. Deputy Director SOS Children's Villages Indonesia Novita Tandjung mengatakan tujuan daripada audiensi ini untuk mengenal antara kedua belah pihak.
Baca juga: Bike to Care Bawa Puluhan Pesepeda Kelilingi Pulau Bali
"MNC sudah menjadi Partner SOS. Program-program kami ingin dikenal lebih dalam lagi oleh tim MNC, dan tidak hanya media saja, ada tim MNC Peduli dan lainnya, kita pikir bisa berkolaborasi jangka panjang lebih baik lagi," ujar Novita kepada MPI, Rabu (8/6/2022).
Novita menjelaskan, SOS dan Unicef kelolaan PBB merupakan organisasi yang berbeda, tetapi memiliki konsep dan tujuannya yang sama untuk mengasuh anak-anak. "SOS memang merupakan organisasi yang non profit yang tujuannya mengasuh anak-anak. We are two different organization yang punya sedikit konsep yaitu pengasuhan untuk anak," tambahnya.
Konsep dari SOS sendiri tujuannya untuk memberikan kenyamanan kepada anak-anak tersebut. Ia menuturkan, suasana tersebut dibentuk layaknya keluarga dalam sebuah rumah.
SOS Children's Villages Indonesia merupakan sebuah asosiasi lembaga non pemerintah yang fokus memberikan pengasuhan alternatif kepada anak-anak yang kehilangan orang tuanya di 136 negara di dunia. SOS sendiri baru berdiri di Indonesia pada tahun 1972.
Lembaga ini telah membantu anak-anak Indonesia di 11 kota yaitu Lembang, Jakarta, Semarang, Bali, Flores, Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Bogor, Yogyakarta, dan Palu. Deputy Director SOS Children's Villages Indonesia Novita Tandjung mengatakan tujuan daripada audiensi ini untuk mengenal antara kedua belah pihak.
Baca juga: Bike to Care Bawa Puluhan Pesepeda Kelilingi Pulau Bali
"MNC sudah menjadi Partner SOS. Program-program kami ingin dikenal lebih dalam lagi oleh tim MNC, dan tidak hanya media saja, ada tim MNC Peduli dan lainnya, kita pikir bisa berkolaborasi jangka panjang lebih baik lagi," ujar Novita kepada MPI, Rabu (8/6/2022).
Novita menjelaskan, SOS dan Unicef kelolaan PBB merupakan organisasi yang berbeda, tetapi memiliki konsep dan tujuannya yang sama untuk mengasuh anak-anak. "SOS memang merupakan organisasi yang non profit yang tujuannya mengasuh anak-anak. We are two different organization yang punya sedikit konsep yaitu pengasuhan untuk anak," tambahnya.
Konsep dari SOS sendiri tujuannya untuk memberikan kenyamanan kepada anak-anak tersebut. Ia menuturkan, suasana tersebut dibentuk layaknya keluarga dalam sebuah rumah.
Lihat Juga :