Komandan Brimob Ini Bertaruh Nyawa demi Selamatkan Presiden Soekarno
Rabu, 08 Juni 2022 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Agen Polisi Kartimin yang bertugas sebagai tamtama komunikasi (radio man) mengikuti komandan tim merembes mendekati sasaran. Empat anggota tim Brigadir Daryat dihujani dengan tembakan dan mereka semua membalas kecuali Kartimin yang diminta komandan tim mengontak bantuan.
Baca juga: Kode Kedipan Mata Komandan Brimob Ini Berujung Tewasnya Tawanan Perang
Rupanya, pasukan TII membalas tembakan sambil bergerak mundur sehingga pasukan Brigadir Daryat kehilangan buruan. Nah, dalam kontak tembak inilah Agen Polisi Buari terkena tembakan dari senjatanya sendiri.
Beruntung, Agen Polisi Buari hanya tangannya yang terluka. Dalam kontak tembak dengan pasukan TII terdengar teriakan “Buari kena…!!!” Teriakan itu berasal dari salah satu penembak bren MK 3 yang melihat tangan Agen Polisi Buari berdarah.
Di Tasikmalaya, pasukan Ranger Brimob ditempatkan selama 3 bulan karena hanya turun sebagai pasukan yang tengah melakukan test mission. Test mission ini memberikan informasi penting bagi petinggi Brimob maupun DKN (Djawatan Kepolisian Negara sekarang Mabes Polri).
Baca juga: Kode Kedipan Mata Komandan Brimob Ini Berujung Tewasnya Tawanan Perang
Rupanya, pasukan TII membalas tembakan sambil bergerak mundur sehingga pasukan Brigadir Daryat kehilangan buruan. Nah, dalam kontak tembak inilah Agen Polisi Buari terkena tembakan dari senjatanya sendiri.
Beruntung, Agen Polisi Buari hanya tangannya yang terluka. Dalam kontak tembak dengan pasukan TII terdengar teriakan “Buari kena…!!!” Teriakan itu berasal dari salah satu penembak bren MK 3 yang melihat tangan Agen Polisi Buari berdarah.
Di Tasikmalaya, pasukan Ranger Brimob ditempatkan selama 3 bulan karena hanya turun sebagai pasukan yang tengah melakukan test mission. Test mission ini memberikan informasi penting bagi petinggi Brimob maupun DKN (Djawatan Kepolisian Negara sekarang Mabes Polri).
(jon)
Lihat Juga :